Senin 13 September 2021, 23:27 WIB

Tekan Kerumunan, Kawasan Wisata Berlakukan Ganjil Genap Kendaraan

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Tekan Kerumunan, Kawasan Wisata Berlakukan Ganjil Genap Kendaraan

MI/ Andri Widiyanto
Wisata Ragunan

 

SEJUMLAH tempat wisata akan mulai uji coba pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat selama perpanjangan PPKM Jawa dan Bali. Salah satu yang diatur ialah pembatasan kendaraan yang menuju suatu destinasi.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan, pemerintah memberlakukanb penerapan ganjil-genap kendaraan pada tempat wisata mulai pukul 12.00 sampai dengan minggu pukul 18.00.

 

"Ganjil genap (kendaraan) ini bertujuan untuk mengurangi kendaraan yang datang," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Senin (13/9).

Luhut menyinggung soal keramaian yang terjadi di tempat wisata seperti Pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang dipadati pengunjung dari Bandung Raya, Tasikmalaya, dan Jabodetabek beberapa waktu lalu. Hal ini dinilainya berpotensi meningkatkan penyebaran kasus impor bagi daerah tersebut.

"Ganjil genap ini supaya jangan terjadi lagi seperti di Pangandaran pada minggu lalu. Jumlah pengunjungnya luar biasa," imbuhnya.

Menko Marves juga membeberkan, tingkat okupansi hotel di beberapa kawasan wisata penuh. Misalnya yang berada di Pangandaran. Hal ini, katanya berlawanan dengan ketentuan-ketentuan yang mengatur terkait kapasitas hotel yang diperbolehkan.

Untuk itu pemerintah pusat mendorong agar pemerintah daerah mengawasi kondisi ini dan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk pengabaian peraturan mengenai PPKM ini.

Terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, 2.264 pelaku usaha pariwisata dan kreatif (parekraf) memulai izin beroperasi dengan menggunakan aplikasi dari pemerintah, PeduliLindungi.

Pihak pengelola tempat wisata atau hiburan menyiapkan QR Code dari aplikasi PeduliLindungi untuk dapat dipindai ke pengunjung. Hal ini guna skrining para pengunjung yang bakal datang ke tempat yang sudah dibuka.

"Penerima tersebut terdiri dari usaha Bar, Café, Hotel, Restoran, Resto cepat saji, dan destinasi wisata yang berlokasi di DKI Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya," tutur Sandiaga dalam Weekly Briefing secara virtual.

Sementara, untuk lokasi 20 tempat wisata yang menjadi uji coba penerapan protokol kesehatan alias sudah bisa dibuka tersebar di wilayah DKI Jakarta, yang berada di Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Kampung Budaya Betawi Setu Babakan. Di Jawa Barat adalah Taman Safari Indonesia, The Lodge Maribaya, Glamping Lake Rancabali, Kawah Putih, Jbound, dan Saung Mang Udjo dan lain-lainnya. (OL-8)

 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Buku The Games of Life and How to Wint It : Filosofi Kehidupan dalam Permainan Golf 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 23:21 WIB
Ramses menggambarkan, pemainan golf yang digemarinya bagaikan gambaran kehidupan...
Istimewa

Jika Tidak Dimanfaatkan, Bonus Demografi Bisa Jadi Beban Pembangunan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 27 September 2021, 22:45 WIB
Peluang meningkatnya pendapatan per kapita penduduk paling besar didapatkan pada saat era bonus...
Antara

Mensos Hapus 9 Juta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional dari DTKS

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 27 September 2021, 22:20 WIB
Sebanyak 9.746.317 penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) dihapus dari DTKS setelah pemadanan dengan data nomor induk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Porsi Terbesar Operasi untuk Edukasi

Protokol kesehatan pun menjadi fokus Operasi Patuh Jaya 2021

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya