Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA kampus diminta terus mengembangkan riset dan inovasi serta kolaborasi antarpihak, baik lembaga pendidikan, lembaga riset, dunia usaha dan industri, maupun pemerintah.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebutkan, langkah tersebut perlu dilakukan agar SDM di Indonesia bisa bersaing secara global di masa depan.
"SDM unggul merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global," katanya saat memberi sambutan pada Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Malang melalui konferensi video, Senin (6/9).
Disebutkan, berdasarkan data angkatan kerja Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2021, dari sekitar 137 juta pekerja hanya 13,3 juta orang atau 10% yang lulusan jenjang pendidikan tinggi. Menurut dia, hal tersebut berkorelasi dengan kualitas, produktivitas serta daya saing Indonesia. Karena itu, menurut Ma'ruf, saat ini pemerintah menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional.
"Kriteria SDM unggul tersebut harus menjadi tagline nasionalisme para milenial yang akan membawa tongkat estafet kemajuan bangsa Indonesia," ujar Ma'ruf.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ma’ruf mengharapkan kampus dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk menghasilkan generasi yang unggul dan profesional dalam Ilmu Pengetahuan, Teknologi (IPTEK), berjiwa wirausaha dan berjati diri Islami, serta mampu bersaing di tingkat regional dengan SDM dari negara-negara di ASEAN dan di tingkat global. Sementara untuk para mahasiswa, Ma’ruf meminta untuk tetap berpijak pada jati diri dan kearifan lokal.
“Anda semua dituntut punya kemampuan bersaing pada tingkat global, tetapi hati/jati diri Anda tetap harus melekat sesuai dengan identitas dan akhlak insan nusantara,” tuturnya.
Baca juga: Animo Tinggi, Program Kampus Merdeka tidak Jalan di Tempat
Wapres juga mengingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi moralitas dan menghargai keragaman sosial.
“Dunia tidak akan menjadi lebih baik hanya karena banyak orang cerdas, tetapi lebih karena terjaganya moralitas dan kohesi sosial yang baik,” tuturnya.
Khusus untuk Unisma, Wapres mengungkapkan dalam era teknologi informasi saat ini, pemikiran tentang liberalisme, sekularisme dan radikalisme serta ajaran lain yang tidak sejalan dengan nilai Islam yang wasathy/moderat sangat mudah masuk dan dapat mempengaruhi pola pikir mahasiswa sehingga berpotensi untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Hal ini harus diwaspadai dan diantisipasi di lingkungan Unisma sebagai lembaga pendidikan tinggi pengampu nilai ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. Saya berharap Unisma dapat terus melakukan penguatan nilai keislaman dan keindonesiaan yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional,” pungkasnya.(OL-5)
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
Penguatan budaya kerja melalui program New Working Culture dan pembentukan Komite Transformasi Bisnis sebagai kunci agar semua proses organisasi berjalan adaptif.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved