Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DETAK jantung menjadi salah satu faktor yang dapat memprediksi risiko penyakit jantung. Perlu diwaspadai ketika detak jantung tetap kencang meski dalam keadaan istirahat. Hal itu bisa menandakan jantung kita tetap bekerja keras untuk memompa aliran darah meski tak ada aktivitas fisik yang signifikan.
Selain itu, penting diperhatikan beberapa faktor yang dapat memengaruhi detak jantung. Hal itu mencakup usia, intensitas kebugaran dan aktivitas, perokok aktif, memiliki penyakit kardiovaskuler, kolesterol tinggi atau diabetes, suhu udara, posisi tubuh berdiri atau berbaring, tingkat emosi, berat badan, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
Oleh karena itu akan lebih baik jika kita dapat memantau detak jantung secara mandiri. Spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Vienna Rossimarina, SpJP, akan membantu menjelaskan cara mandiri untuk memeriksa irama jantung sebagai salah satu indikasi kesehatan jantung kamu.
Menghitung denyut jantung merupakan hal mudah. Kita hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan stopwatch, jika diperlukan. Tapi tidak kalah penting untuk memilih waktu terbaik saat menghitungnya. Lakukan penghitungan itu pada pagi hari atau setelah duduk sekitar 10 menit. Itulah waktu ideal untuk menghitung detak jantung istirahat rata-rata. Yuk, simak caranya seperti yang dianjurkan dr. Vienna.
Raba nadi di pergelangan lengan tangan kiri bawah dengan tiga jari tangan kanan. Jangan gunakan ibu jari karena ibu jari memiliki denyut ringan yang dapat membingungkan saat menghitung. Tekan lembut jari sampai kita bisa merasakan denyut nadi di bawah jari tersebut. Kita mungkin perlu mencari 'lokasi' yang pas sampai benar-benar merasakan denyutnya. Hitung denyut nadi dalam waktu 10 detik, kemudian kalikan dengan 6 untuk mendapat angka denyut nadi per menit. Kita dapat menghitung denyut nadi sebanyak tiga kali, kemudian mengambil rata-rata dari ketiganya untuk benar-benar yakin.
Menurut American Heart Association, denyut jantung istirahat rata-rata berkisar pada anak-anak 10 tahun, dewasa, dan manula sebanyak 60-100 denyut per menit (BPM) serta atlet pro/terlatih 40-60 denyut per menit (BPM). "Normalnya antara 60-100 kali per menit. Apabila kurang dari 60 atau lebih dari 100 atau irama tidak teratur, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter," ujarnya.
Denyut nadi maksimum merupakan denyut nadi tertinggi dicapai selama latihan maksimal. Denyut nadi maksimum yaitu 220 dikurangi usia kita saat ini. Idealnya, angka denyut nadi harus berada di antara 50%-85% dari total denyut nadi maksimum. Denyut jantung selama kegiatan fisik yang sedang sekitar 50%-69% dari denyut nadi maksimum. Denyut nadi selama aktivitas fisik berat dapat meningkatkan hingga 70%-85% dari denyut nadi maksimal.
Detak nadi yang terlalu cepat atau lambat sering kali merupakan hasil dari kondisi kelainan jantung. Karenanya, penting untuk menjalani gaya hidup yang aman dan ramah bagi jantung untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Misalnya, pola makan sehat yang ramah jantung, seperti diet mediterania (high in good fat). Gaya hidup sehat, seperti yang dijelaskan oleh dr. Vienna, perlu dilakukan mencakup konsumsi jenis makanan sehat yang kaya nutrisi baik seperti ikan, cokelat hitam, biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak jenuh dan kolesterol.
Selalu aktif setiap hari. Setidaknya 150 menit berolahraga setiap minggu atau 10 hingga 15 menit setiap hari. Konsultasikan ke dokter untuk menyarankan tingkat olahraga yang aman. Turunkan berat badan jika merasa perlu dan jaga berat badan berada di rentang yang sehat.
Baca juga: Jumlah Orang dengan Hipertensi Naik Dua Kali Lipat
"Disarankan untuk memiliki lingkar pinggang maksimal 80 cm untuk wanita dan 90 cm untuk pria," jelas dr. Vienna. Kelola masalah kesehatan lain yang mungkin kita miliki, misalnya tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga cegah stres. Perlu diperhatikan jika merasa denyut nadi dan irama jantung tak sesuai hingga mengganggu kenyamanan tubuh, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. (OL-14)
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Tes darah baru mampu mendeteksi risiko komplikasi mematikan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Terobosan besar bagi jutaan pengidap jantung genetik.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved