Kamis 02 September 2021, 18:00 WIB

Kenali Detak Jantung Sehat

Sri Utami | Humaniora
Kenali Detak Jantung Sehat

MI/Lina Herlina.
Ilustrasi.

 

DETAK jantung menjadi salah satu faktor yang dapat memprediksi risiko penyakit jantung. Perlu diwaspadai ketika detak jantung tetap kencang meski dalam keadaan istirahat. Hal itu bisa menandakan jantung kita tetap bekerja keras untuk memompa aliran darah meski tak ada aktivitas fisik yang signifikan.

Selain itu, penting diperhatikan beberapa faktor yang dapat memengaruhi detak jantung. Hal itu mencakup usia, intensitas kebugaran dan aktivitas, perokok aktif, memiliki penyakit kardiovaskuler, kolesterol tinggi atau diabetes, suhu udara, posisi tubuh berdiri atau berbaring, tingkat emosi, berat badan, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Oleh karena itu akan lebih baik jika kita dapat memantau detak jantung secara mandiri. Spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Vienna Rossimarina, SpJP, akan membantu menjelaskan cara mandiri untuk memeriksa irama jantung sebagai salah satu indikasi kesehatan jantung kamu.

Hitung denyut jantung saat istirahat

Menghitung denyut jantung merupakan hal mudah. Kita hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan stopwatch, jika diperlukan. Tapi tidak kalah penting untuk memilih waktu terbaik saat menghitungnya. Lakukan penghitungan itu pada pagi hari atau setelah duduk sekitar 10 menit. Itulah waktu ideal untuk menghitung detak jantung istirahat rata-rata. Yuk, simak caranya seperti yang dianjurkan dr. Vienna.

Raba nadi di pergelangan lengan tangan kiri bawah dengan tiga jari tangan kanan. Jangan gunakan ibu jari karena ibu jari memiliki denyut ringan yang dapat membingungkan saat menghitung. Tekan lembut jari sampai kita bisa merasakan denyut nadi di bawah jari tersebut. Kita mungkin perlu mencari 'lokasi' yang pas sampai benar-benar merasakan denyutnya. Hitung denyut nadi dalam waktu 10 detik, kemudian kalikan dengan 6 untuk mendapat angka denyut nadi per menit. Kita dapat menghitung denyut nadi sebanyak tiga kali, kemudian mengambil rata-rata dari ketiganya untuk benar-benar yakin. 

Denyut nadi normal

Menurut American Heart Association, denyut jantung istirahat rata-rata berkisar pada anak-anak 10 tahun, dewasa, dan manula sebanyak 60-100 denyut per menit (BPM) serta atlet pro/terlatih 40-60 denyut per menit (BPM). "Normalnya antara 60-100 kali per menit. Apabila kurang dari 60 atau lebih dari 100 atau irama tidak teratur, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter," ujarnya. 

Denyut nadi maksimum merupakan denyut nadi tertinggi dicapai selama latihan maksimal. Denyut nadi maksimum yaitu 220 dikurangi usia kita saat ini. Idealnya, angka denyut nadi harus berada di antara 50%-85% dari total denyut nadi maksimum. Denyut jantung selama kegiatan fisik yang sedang sekitar 50%-69% dari denyut nadi maksimum. Denyut nadi selama aktivitas fisik berat dapat meningkatkan hingga 70%-85% dari denyut nadi maksimal. 

Tips 

Detak nadi yang terlalu cepat atau lambat sering kali merupakan hasil dari kondisi kelainan jantung. Karenanya, penting untuk menjalani gaya hidup yang aman dan ramah bagi jantung untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Misalnya, pola makan sehat yang ramah jantung, seperti diet mediterania (high in good fat). Gaya hidup sehat, seperti yang dijelaskan oleh dr. Vienna, perlu dilakukan mencakup konsumsi jenis makanan sehat yang kaya nutrisi baik seperti ikan, cokelat hitam, biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak jenuh dan kolesterol. 

Selalu aktif setiap hari. Setidaknya 150 menit berolahraga setiap minggu atau 10 hingga 15 menit setiap hari. Konsultasikan ke dokter untuk menyarankan tingkat olahraga yang aman. Turunkan berat badan jika merasa perlu dan jaga berat badan berada di rentang yang sehat. 

Baca juga: Jumlah Orang dengan Hipertensi Naik Dua Kali Lipat

"Disarankan untuk memiliki lingkar pinggang maksimal 80 cm untuk wanita dan 90 cm untuk pria," jelas dr. Vienna. Kelola masalah kesehatan lain yang mungkin kita miliki, misalnya tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga cegah stres. Perlu diperhatikan jika merasa denyut nadi dan irama jantung tak sesuai hingga mengganggu kenyamanan tubuh, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. (OL-14)

Baca Juga

Dok GPDRR

15 Orang yang Positif saat GDPRR di Bali Tengah Jalani Isolasi

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 27 Mei 2022, 12:32 WIB
Adapun delegasi, maupun peserta yang mengikuti acara secara luring memasuki lokasi acara telah dinyatakan negatif dari virus...
MI/ROMMY PUJIANTO

Buya Syafii Maarif Penganjur Islam Damai

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 27 Mei 2022, 12:05 WIB
Buya Syafii merupakan tokoh Muhammadiyah yang berusaha menjaga organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu dari godaan politik...
ANTARA

Buya Syafii Maarif akan Dimakamkan di Pemakaman Muhammadiyah Kulonprogo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 11:51 WIB
Jenazah almarhum yang akrab disapa Buya Syafii ini dibawa ke Masjid Besar Kauman untuk disemayamkan dan disholatkan selepas Jumatan hingga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya