Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Indonesia menyatakan, selain vaksinasi, penguatan penanganan covid-19 di hulu menjadi kunci keberhasilan penanganan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Adib Khumaidi.
"Dalam penanganan covid-19 tidak hanya sekadar vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Tapi juga mengedepankan penemuan kasus baik secara pasif maupun tracing secara aktif," kata Adib dalam Dialog Perkembangan Terkini Vaksin Covid-19 yang diselenggarakan Kemkominfo, Sabtu (28/8).
Selain itu, dirinya mengungkapkan, penguatan tempat isolasi terpusat juga dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang bisa saja terjadi di kemudian hari.
Baca juga: Covid-19 Varian Delta Gandakan Risiko Rawat Inap ketimbang Alfa
Ia juga mendorong agar pelayanan kesehatan di sisi hulu diperkuat dengan pelibatan BPJS Kesehatan dalam upaya preventif dan optimalisasi fasilitas kesehatan primer.
"Dalam kondisi krisis seperti kemarin, eskalasi pasti akan dilakukan. Tapi akan lebih baik jika sistem yang sudah ada dimanfaatkan. Sehingga sistem ini dengan mudah dieskalasi. Karena ini melibatkan semua pihak, terutama penyelenggara fasilitas kesehatan primer," bebernya.
Tak kalah penting, lanjut dia, penguatan penanganan di sisi hulu juga harus dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
"Di hulu, upaya edukasi tidak lepas juga peran dari semua pihak. Di lapangan harus ada edukasi pada masyarajat, kemudian ada role model dengan melibatkan tokoh agama, dan tokoh masyarakat civil society," pungkas dia. (OL-4)
Hingga saat ini, dokter belum tersebar merata di seluruh wilayah, sebagian besar masih terkonsentrasi di kota-kota besar.
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Iqbal Mochtar menjelaskan bahwa paparan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama cesium-137 atau cs-137 dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius
BARU-BARU ini, publik disuguhi kabar tidak sedap.
Padahal, peran dan posisi molegium dalam sistem pendidikan kedokteran sangat krusial dan menyangkut langsung mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menilai komunikasi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin harus segera diperbaiki.
Kolegium kedokteran merupakan lembaga ilmiah yang menjaga independensi dalam penetapan standar kompetensi dokter, standar pendidikan profesi dokter yang bersifat otonom.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved