Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden RI Ma’ruf Amin mengingatkan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjaga persatuan dengan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.
Perbedaan di antara ormas bukan menjadi alasan untuk memecah persatuan di internal MUI, kata Wapres selaku Ketua Dewan Pertimbangan MUI saat memberikan arahan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI I 2021 secara virtual, Rabu.
"Perbedaan-perbedaan di ormas sebenarnya bukan sesuatu yang harus menjadi ketidaksatuan. Perbedaan itu tidak boleh menjadi sesuatu yang bisa menimbulkan konflik," kata Wapres Ma’ruf dari kediaman resmi wapres di Jakarta, hari ini.
Wapres mengatakan perbedaan pandangan di antara ormas Islam tersebut merupakan ijtihad yang tidak muncul hanya pada saat ini melainkan sudah ada sejak zaman dahulu.
Baca juga: Wapres Minta Ormas Islam Jaga Kekuatan melalui Komitmen Islah
"Jadi perbedaan ijtihad itu saya kira bukan sekarang saja, sejak zaman dulu, tetapi mereka tidak pernah bermusuhan, tidak pernah kehilangan rasa kesatuan karena mereka tujuannya itu (persatuan)," jelasnya.
Untuk mempersatukan seluruh perbedaan tersebut, lanjut Wapres, MUI telah memiliki landasan yang sudah disampaikan Dewan Pertimbangkan kepada Dewan Pengurus untuk dijadikan pedoman.
"Di sana sudah ada keputusan-keputusan MUI yang kemudian ada penyamaan berpikir dan koordinasi gerakannya, dimana MUI sebagai leader," tambahnya.
Oleh karena itu, Wapres berharap MUI tidak pernah kehilangan persatuan dan keutuhan meskipun terdapat perbedaan pendapat. Sepanjang tidak ada hawa nafsu kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, kata Wapres, maka kemurnian tujuan MUI untuk persatuan akan selalu terjaga.
"Tidak ada alasan (bahwa) perbedaan itu membuat tidak bersama. Sepanjang tidak ada hawa nafsu dan kepentingan-kepentingan, insya Allah tidak perlu ada (perpecahan)," ujar Wapres.(Ant/OL-4)
Unggahan BEM UGM yang menampilkan simbolisasi Presiden Republik Indonesia menuai kritik tajam.
PENGAMAT Transportasi Darmaningtyas mengatakan parkir liar di Jakarta akan menjadi sumber pemasukan bagi organisasi masyarakat (ormas) alih-alih menambah kas daerah.
Pemprov DKI tegas melarang sweeping rumah makan oleh ormas selama Ramadhan. Gubernur Pramono Anung ingin Jakarta tetap damai dan harmonis.
Meski telah memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan tersebut hingga kini masih terganjal kendala pengamanan di lapangan.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved