Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini, data anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19 masih berupa data prevalensi belum berbentuk data by name by address. Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendorong sinergi dan koordinasi pendataan dengan mendirikan Sekretariat Bersama Pendataan Anak secara berkesinambungan terhadap anak korban kehilangan orang tua di masa pandemi covid-19 dengan tetap memperhatikan keamanan data, validasi data, dan cakupan wilayah.
Selain itu, Pemerintah Daerah perlu melakukan edukasi kepada masyarakat agar keluarga melaporkan setiap peristiwa anak yang kehilangan orang tua kepada aparat pemerintah secara berjenjang melalui RT RW, dan desa/kelurahan.
Berbagai intervensi awal harus dilakukan kepada anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua tetap dapat tumbuh dan berkembang secara wajar. Sekertariat Bersama dapat memberikan dukungan secara holistik kebutuhan anak dari lintas kementerian dan Lembaga, serta partisipasi masyarakat.
KPAI mendorong adanya proses assessmentsosial dan psikologis terhadap anak yatim dan atau piatu untuk menghasilkan perencanaan intervensi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Selain itu, harus ada upaya pendampingan psikologis bagi anak dan keluarga agar kondisi psikologis anak tetap baik dan hal ini dilakukan oleh Puspaga, sekolah, maupun lingkungan anak tinggal.
“Selain itu, permerintah dan masyarakat perlu membangun solidaritas memberikan dukungan pemenuhan hak dasar anak terkait sandang, pangan, dan papan melalui dukungan masyarakat sekitar dan bantuan sosial lainnya, kepastian agar ada jaminan dan dukungan kepastian pendidikan anak agar tetap dapat berlanjut,” terang Komisioner KPAI, Retno Listyarti
Baca juga : Anak Yatim-Piatu Butuh Perhatian Pemerintah
KPAI mendorong pengasuhan berbasis keluarga tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, edukasi pengasuhan berbasis keluarga dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam penyelesaian perencanaan pengasuhan sangat pentung.
Prioritas pengasuhan anak berbasis keluarga adalah kepada keluarga besar, keluarga asuh, pengangkatan anak, maupun alternatif terakhir di institusi seperti LKSA secara temporer dengan tetap melakukan pencatatan pengalihan pengasuhan.
Mendorong dukungan baik berupa bantuan sosial maupun dukungan lainnya bagi keluarga yang mengasuh anak yatim.
“Selain itu, Kementerian Sosial perlu menyiapkan LKSA memiliki standarisasi yang baik dan mengambil peran menjembatani pelaksanaan pengasuhan berbasis keluarga. Mendorong non government organization yang bekerja di isu anak, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, lembaga amil zakat dan Badan Amil Zakat untuk mendukung intervensi perencanaan pengasuhan berbasis keluarga dengan memberikan dukungan kepada keluarga yang mengasuh anak yatim akibat covid,” lanjtunya. (OL-7)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi pihak-pihak yang memaksimalkan bulan Ramadan untuk berbagi ke sesama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved