Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) berharap Pemerintah Arab Saudi menghapus status Suspend (penangguhan) bagi jamaah asal Indonesia, sehingga dapat terbang langsung ke Tanah Suci tanpa harus menjalani serangkaian syarat pemberangkatan.
"Sampai saat ini kondisi jamaah Indonesia belum bisa umrah karena kita masih terkendala suspend. Status suspend yang diberlakukan kepada Indonesia semenjak tanggal 3 Februari 2021 sampai hari ini," ujar Ketua Umum Amphuri Firman M. Nur saat dihubungi dari Jakarta, Senin.
Sebelumnya, otoritas Arab Saudi mengumumkan pendaftaran jamaah yang ingin melakukan umrah dari luar negeri akan dibuka dan dua juta pengajuan akan diterima setiap bulannya.
Kantor Berita Turki Anadolu mengutip Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdulfattah bin Sulaiman Mashat mengatakan kementeriannya telah berkoordinasi dengan otoritas terkait lainnya sebelum dimulainya musim umrah 2021/2022, untuk mengembangkan mekanisme eksekutif dan menciptakan lingkungan yang aman dan mudah diakses bagi para jamaah umrah sepanjang perjalanan mereka.
Baca juga: Gandeng Tokoh Agama, Rumah Ibadah Bisa Dijadikan Sentra Pengendalian Covid-19.
Firman menyambut baik langkah Arab Saudi yang membuka pintu dan mulai tak membatasi perjalanan umrah di masa pandemi. Namun, yang menjadi kendala bagi Indonesia, masih berlakunya status suspend, sehingga tak bisa melakukan perjalanan langsung ke Tanah Suci.
Ia berharap Presiden Joko Widodo dan jajaran kementerian untuk turun tangan melobi agar Indonesia mendapatkan keringanan dan terlepas dari status tersebut, apalagi secara historis Indonesia-Arab Saudi memiliki kedekatan.
"Kita berharap kementerian terkait untuk memastikan status suspend bisa dihapus dari Indonesia dan Indonesia bisa mengirimkan jamaah," kata dia.
Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, pemerintah kerajaan Arab Saudi menyebutkan sembilan negara tidak dapat melakukan penerbangan langsung, yakni India, Indonesia, Pakistan, Turki, Mesir, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon.
Jamaah umrah dari sembilan negara itu harus transit di negara ketiga di luar sembilan negara tadi untuk melakukan karantina selama 14 hari, sebelum terbang menuju Arab Saudi.
Selain dengan syarat usia 18 tahun ke atas, Saudi mensyaratkan jamaah umrah telah divaksin penuh dengan salah satu dari empat vaksin ini: AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson & Johnson.
Namun, bagi jamaah umrah yang divaksin dengan vaksin buatan China seperti Sinovac atau Sinopharm, Arab Saudi tetap membolehkan berangkat dengan syarat jamaah kembali divaksin dengan salah satu vaksin di atas. (Ant/OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved