Kamis 05 Agustus 2021, 17:35 WIB

Ibu Menyusui Diharap Lebih Cermat Serap Informasi di Kala Pandemi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Ibu Menyusui Diharap Lebih Cermat Serap Informasi di Kala Pandemi

Dok.Anmum
Ilustrasi. Seorang ibu yang menyusui anaknya.

 

MENYUSUI di kala pandemi saat ini memberikan dampak positif dan negatif bagi para ibu.  Untuk itu mereka harus lebih cermat menyeleksi informasi yang diserap agar dapat menjaga kualitas dan kelancaran pemberian ASI.

Untuk mendampingi ibu menyusui memperoleh informasi terpercaya di kala pandemi, Anmum mengadakan seri edukasi digital ‘7 Hari Anmum Jadi Yakin Live’ yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada ibu menyusui agar tetap tenang dan yakin dalam menikmati momen menyusui, sekaligus merayakan Pekan ASI Sedunia 2021.

Baca juga: Ini Manfaat Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

“Di satu sisi, kebijakan di rumah saja adalah hal positif bagi ibu karena dapat selalu menyusui secara langsung. Namun di sisi lain, perubahan pola hidup dan paparan informasi hoax berdampak pada psikologis ibu sehingga berisiko mempengaruhi produksi ASI. Untuk itu kami mengajak ibu hamil dan menyusui menggali lebih banyak informasi dari para ahli di Seri edukasi digital ‘7 Hari Anmum Jadi Yakin Live’. Kami menghadirkan 7 topik mulai dari persiapan menyusui, faktor pendukung kelancaran produksi ASI, hingga yang terkait dengan kondisi saat ini yaitu menyusui di kala pandemi, secara ringkas dan lengkap, melalui konsep talkshow di IG Live yang mudah diakses,” ujar Marketing Manager Anmum,PT Fonterra Brands Indonesia, Riszha Gandjar.

Menurut dia, masa pandemi ini membuat ibu menyusui harus lebih ketat dalam menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan dan membatasi kunjungan dari kerabat yang bersifat tidak darurat. Dukungan pasangan dan keluarga juga berperan penting untuk menjaga psikologis ibu tetap positif dan tenang demi membangun imunitas bayi.

“Bagi ibu yang terpapar covid-19 juga tetap bisa menyusui bayi. Jika tanpa gejala dan bisa isolasi mandiri di rumah, ibu dan bayi disarankan dalam satu ruangan tersendiri. Pastikan untuk selalu cuci tangan dengan sabun sebelum menyusui dan memegang bayi, kenakan masker, tutup mulut dan hidung terutama saat bersin dan jaga kebersihan barang-barang yang digunakan bayi dengan menyemprotkan disinfektan. Jika gejala sedang dan harus dipisahkan dari bayi, ibu dapat memompa ASI untuk tetap menjaga stok ASI dengan menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin,” cetus  dokter spesialis anak di RSIA Sam Marie Basra & RSUD Budhi Asih, dr. ZidniePrissillaPrimawati, Sp.A.

“ASI dari ibu yang terpapar covid-19 tetap aman diberikan kepada bayi. Selain memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan, ASI mampu meneruskan antibodi virus covid-19 untuk bayi, dengan demikian sistem imunitas bayi dapat lebih kuat di tengah masa pandemi. Di kondisi ini, asupan nutrisi ibu menyusui harus menjadi prioritas utama agar tetap fit. Ibu dianjurkan konsumsi makanan dan minuman bergizi secara rutin yang mengandung serat dan vitamin seperti sayuran dan buah-buahan, perbanyak air putih, dan minum susu dengan nutrisi lengkap,” lanjutnya.

Riszha menambahkan bahwa Anmum Lacta mengandung nutrisi penting saat menyusui yaitu Nuelipid yang terdiri dari GA & DHA untuk pekembangan otak bayi yang akan disalurkan melalui ASI, Vitamin B untuk mendukung metabolisme energi yang diperlukan selama menyusui serta pembentukan jaringan baru untuk mendukung pemulihan ibu pascamelahirkan, serat pangan yang membantu memelihara kesehatan pencernaan atau fungsi saluran pencernaan, serta Kalsium dan zat besi untuk menunjang asupan gizi. "Harapan kami melalui kombinasi nutrisi lengkap dari Anmun dan 7 topik seputar menyusui, para ibu semakin tenang dan yakin hingga mampu fokus menyusui di situasi apapun,” ujar Riszha. (RO/A-1)

Baca Juga

Medcom

Risiko ODHA Terinfeksi Covid-19 Sama dengan Orang Lain

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 05 Desember 2021, 07:45 WIB
Walau begitu, dapat terjadi peningkatan risiko lebih tinggi atau lebih mudah terinfeksi jika ODHA belum mencapai tahap supresi virus...
Ilustrasi

Deteksi Dini Bisa Selamatkan Pasien Kanker Hati 

👤M. Iqbal Al MAchmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:45 WIB
Karsinoma sel hati (hepatoseluler karsinoma) adalah salah satu jenis kanker hati yang paling umum dengan prognosis/kemungkinan terjadinya...
Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Pemerintah Dorong Peningkatan Testing Covid-19 untuk Pengendalian Pandemi 

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:45 WIB
Tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR adalah Rp275 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp300 ribu untuk luar pulau Jawa dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya