Selasa 03 Agustus 2021, 10:47 WIB

Bareskrim Diminta Ambil Alih Kasus Bantuan Rp2 Triliun di Sumsel

Siti Yona Hukmana | Humaniora
Bareskrim Diminta Ambil Alih Kasus Bantuan Rp2 Triliun di Sumsel

MI/DOK POLDA SUMSEL
Keluarga mendiang Akidi Tio menyerahkan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan covid-19 kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

 

KASUS pemberian bantuan palsu terkait dana penanganan covid-19 di Sumatra Selatan (Sumsel) menyita perhatian masyarakat Indonesia. Kasus itu dianggap tidak bisa hanya ditangani Polda Sumsel.

"Bareskrim Polri harus mengambil alih kasus sumbangan hibah dana Rp2 triliun keluarga Akidi Tio," kata Pelaksana tugas (Plt) Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8).

Dia juga meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri. Sebab, Eko yang langsung menerima sumbangan secara simbolis dari anak bungsu Akidi Tio, Heryanty Tio.

"Namun, uang untuk penanganan covid-19 di Palembang dan Sumsel itu belum dapat dicairkan," ujarnya.

Baca juga: Kemenkes Instruksikan Pemda Mulai Vaksinasi untuk Ibu Hamil

Menurut Sugeng, hal itu membuat kegaduhan di Tanah Air dan mempermalukan institusi Polri. Dia meminta Polri menonaktifkan Kapolda Sumsel Irjen Eko selama proses penyelidikan kasus tersebut.

"Sebab, Kapolda Sumsel tidak profesional, tidak cermat, tidak jeli. Seharusnya, Kapolda melakukan tindakan kepastian hukum bahwa dana Akidi Tio itu memang ada sebelum melakukan jumpa pers," katanya.

Di samping itu, dia menilai Kapolda Sumsel tidak tepat menerima sumbangan tersebut. Sumbangan untuk covid-19 seharusnya diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

"Proses pemeriksaan anak Akidi Tio, Heryanty, oleh Polda Sumsel harus dilihat sebagai usaha Kapolda Sumsel membersihkan diri dari sikap tidak profesional menerima sumbangan tersebut," ujarnya.

Seremonial penyerahan simbolis dana hibah palsu itu dilakukan di Polda Sumsel. Dalam foto seremonial, tertulis sumbangan untuk penanggulangan covid-19 dan kesehatan di Palembang, Sumsel dari Almarhum Bapak Akidi Tio dan keluarga besar. Seremonial itu diliput berbagai media. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Denis Charlet

Berinteraksi di Ruang Digital Perlu Etika

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 17:13 WIB
Dengan keragaman karakter, budaya, negara, serta unsur lain tentu bermedia digital memerlukan...
DOK Pribadi.

Sejarah Tiongkok dengan Malaka Inspirasi Menu Gaya Peranakan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 16:35 WIB
Hidangan-hidangan baru tersebut termasuk makanan ringan, seperti Salted Egg Spring Roll dan Crispy Combo Platter, Sup Penang...
MI/Ramdani

Literasi Digital Indonesia Perlu Masuk Kurikulum Pendidikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 16:11 WIB
Indeks literasi digital Indonesia berada di angka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya