Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pemberian bantuan palsu terkait dana penanganan covid-19 di Sumatra Selatan (Sumsel) menyita perhatian masyarakat Indonesia. Kasus itu dianggap tidak bisa hanya ditangani Polda Sumsel.
"Bareskrim Polri harus mengambil alih kasus sumbangan hibah dana Rp2 triliun keluarga Akidi Tio," kata Pelaksana tugas (Plt) Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8).
Dia juga meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri. Sebab, Eko yang langsung menerima sumbangan secara simbolis dari anak bungsu Akidi Tio, Heryanty Tio.
"Namun, uang untuk penanganan covid-19 di Palembang dan Sumsel itu belum dapat dicairkan," ujarnya.
Baca juga: Kemenkes Instruksikan Pemda Mulai Vaksinasi untuk Ibu Hamil
Menurut Sugeng, hal itu membuat kegaduhan di Tanah Air dan mempermalukan institusi Polri. Dia meminta Polri menonaktifkan Kapolda Sumsel Irjen Eko selama proses penyelidikan kasus tersebut.
"Sebab, Kapolda Sumsel tidak profesional, tidak cermat, tidak jeli. Seharusnya, Kapolda melakukan tindakan kepastian hukum bahwa dana Akidi Tio itu memang ada sebelum melakukan jumpa pers," katanya.
Di samping itu, dia menilai Kapolda Sumsel tidak tepat menerima sumbangan tersebut. Sumbangan untuk covid-19 seharusnya diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
"Proses pemeriksaan anak Akidi Tio, Heryanty, oleh Polda Sumsel harus dilihat sebagai usaha Kapolda Sumsel membersihkan diri dari sikap tidak profesional menerima sumbangan tersebut," ujarnya.
Seremonial penyerahan simbolis dana hibah palsu itu dilakukan di Polda Sumsel. Dalam foto seremonial, tertulis sumbangan untuk penanggulangan covid-19 dan kesehatan di Palembang, Sumsel dari Almarhum Bapak Akidi Tio dan keluarga besar. Seremonial itu diliput berbagai media. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Kabupaten Toba untuk Kabupaten Humbang Hasundutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved