Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEUSAI melakukan vaksinasi kepada ribuan karyawan, PT Gunung Raja Paksi, Tbk kembali menunjukkan komitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Bekerja sama dengan Yayasan Kasih Cinta Sejahtera (KCS), perusahaan baja swasta nasional tersebut melakukan vaksinasi kepada warga sekitar pabrik, tepatnya masyarakat Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat.
“Vaksinasi terhadap warga merupakan bentuk kepedulian kami. Kegiatan CSR ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mempercepat herd immunity,” tegas Presiden Direktur Abednedju Giovano Warani Sangkaeng, dalam keterangan tertulisnya, Senin (02/08).
Vaksinasi yang dilakukan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, tersebut, jelasnya, antusias dihadiri warga. Dalam kegiatan itu, perusahaan menyasar kepada warga sembilan rukun tetangga (RT) di sekitar pabrik. “GRP bekerja sama dengan Yayasan KCS. Kami ingin agar kekebalan komunal di wilayah Desa Sukadanau lekas tercapai,” lanjut Argo, panggilan akrabnya.
GRP, memang concern terhadap penciptaan kekebalan komunal. Sebelumnya, perusahaan juga memfasilitasi vaksinasi kepada sekitar 5 ribu karyawan. Bahkan, vaksinasi kepada karyawan juga dipercepat. Dari rencana semula 17 Agustus 2021, menjadi Juli 2021.
Pakar kesehatan masyarakat Universitas Indonesia, Profesor Budi Haryanto memberi apresiasi. Menurutnya, upaya GRP yang tidak hanya memfasilitasi vaksinasi karyawan tetapi juga masyarakat sekitar pabrik, merupakan upaya yang tepat. “CSR yang dipakai perusahaan untuk memvaksin selain karyawannya, patut diacungi jempol. Itu upaya yang bagus,” kata Budi.
Karena bagaimanapun, lanjut Budi, karyawan perusahaan juga banyak tinggal di sekitar pabrik. Dengan demikian, upaya tersebut bisa memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat. Terlebih, sebelumnya perusahaan juga sudah memfasilitasi vaksinasi bagi karyawan.
“Semakin banyak yang divaksin, akan semakin membantu agar semua memiliki antibodi menuju herd immunity. Intinya adalah perlindungan menyeluruh. Karena kalau hanya karyawan yang divaksin sedangkan masyarakat tidak, tentu masih berisiko,” kata dia.
Untuk itulah Budi berharap, semakin banyak perusahaan yang mengikuti jejak GRP. Apalagi, lanjut dia, pencapaian target vaksinasi Indonesia jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Amerika Serikat misalnya, meski awal pelaksanaan lebih lambat dibandingkan Indonesia, namun saat ini jumlah warga yang divaksin sudah melewati 50 persen. Begitu pula dengan Inggris dan negara-negara lain. “Sehingga negara-negara lain lebih percaya diri dan yakin bisa melindungi. Mereka juga menjadi lebih berani menggerakkan ekonomi,” urainya.
Makanya, lanjut Budi, tidak ada cara lain kecuali mempercepat target vaksinasi di Indonesia. Dan tentu saja, hal ini harus dibarengi dengan pengetatan protokol kesehatan serta penerapan 3T, yaitu treatment, tracing, dan testing. Dan untuk itu, imbuhnya, peran serta perusahaan-perusahaan sangat diharapkan. (OL-13)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
LONJAKAN kasus campak yang terjadi belakangan ini dinilai menjadi indikator menurunnya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti meningkatnya kembali kasus campak di sejumlah wilayah Indonesia yang dikaitkan dengan melemahnya herd immunity atau kekebalan kelompok.
HANYA 23 orang yang disuntik vaksin covid-19 dosis keempat atau booster kedua hari ini, Kamis, 16 Maret 2023. Data tersebut dikumpulkan dari Sabang sampai Merauke.
Untuk masyarakat yang telah menjalani vaksinasi kedua juga mengalami kenaikan 10.064 orang, menjadi 174.449.231 orang.
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan Proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 3.195.585 orang,
Pemerintah juga memperluas cakupan vaksinasi covid-19 untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved