Minggu 01 Agustus 2021, 18:05 WIB

Kota Pariaman Diamuk Angin Puting Beliung, BNPB Ingatkan Kewaspadaan Bencana

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Kota Pariaman Diamuk Angin Puting Beliung, BNPB Ingatkan Kewaspadaan Bencana

Antara
Ilustrasi

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak angin puting beliung. Bantuan logistik yang diberikan antara lain terpal, selimut, tikar, perlengkapan bayi serta beras.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pariaman Jasman mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat masih melakukan kegiatan pembersihan puing-puing rumah terdampak serta pendataan lengkap hingga kini.

“Rencana giat pagi hari ini, tim TRC kami akan kembali melakukan pembersihan puing-puing atap rumah warga terdampak angin puting beliung sekaligus pendataan lengkap,” kata Jasman melalui pesan digital Minggu (1/8).

Jasman mengungkapkan bahwa saat ini warga terdampak angin puting beliung telah ditempatkan pada musala terdekat sebagai lokasi pengungsian sementara. BPBD Kota Pariaman menerapkan dan mengingatkan warga untuk melakukan protokol kesehatan selama dalam pengungsian.

“Sesuai dengan musyawarah bersama masyarakat, para warga telah ditempatkan pada musala terdekat, yaitu berjarak 100 meter dari rumah warga tersebut sebagai tempat tinggal sementara,” sebut Jasman.

Angin puting beliung ini terjadi di Desa Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (31/7), pukul 19.00 WIB, yang menyebabkan sebanyak empat unit rumah rusak. Satu dari keempat rumah rusak tersebut mengalami rusak berat, dua rusak sedang dan satu lainnya rusak ringan.

Berdasarkan prakiraan cuaca pada Minggu, (1/8), yang dihimpun oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Pariaman akan mengalami hujan sedang pada malam hari. Menurut kajian inaRISK, Kota Pariaman memiliki risiko bahaya cuaca ekstrem pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada empat kecamatan.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan BNPB mengimbau masyarakat untuk dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui laman resmi BMKG dan potensi bahaya di lingkungan sekitar melalui inaRISK sehingga dapat mempersiapkan upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Bagi masyarakat yang tinggal pada wilayah dengan potensi bencana hidrometeorologi untuk dapat lebih waspada dengan melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan seperti memangkas ranting pohon yang lapuk dan mudah patah, membersihkan daerah resapan dan aliran air dari sampah, dan mempersiapkan rencana evakuasi sementara bersama warga sekitar," pungkasnya. (H-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO.

Lima Langkah Preventif Sebelum Izinkan Anak Jalani PTM

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum...
Antara/Galih Pradipta

Dampak Pandemi, Nadiem: Satu Generasi Kehilangan Hampir Setahun Pembelajaran 

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB
"Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8-1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun...
Dok. Pribadi

Tampil di Zakat Innovation Week, Rumah Kutub Paparkan soal Sedekah Minyak Jelantah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 23:37 WIB
ERSENYUM adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya