Sabtu 31 Juli 2021, 21:26 WIB

Subsidi Kuota Internet Bagi Pendidikan Kembali Dilanjutkan Hingga Desember 2021

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Subsidi Kuota Internet Bagi Pendidikan Kembali Dilanjutkan Hingga Desember 2021

Medcom
Subsidi kuota internet untuk dunia pendidikan dilanjutkan hingga Desember 2021.

 

PEMBERIAN subsisdi kuota internet bagi para pendidik dan peserta didik memasuki tahun ajaran baru 2021 tetap dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk tetap membantu peserta dan pendidikan dalam hal melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring.

Dirjen PAUD Dikdasmen Jumeri mengatakan pihaknya sedang memvalidasi data siswa yang akan memperoleh bantuan kuota internet yang akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

"Insha Allah September ini mulai karena data siswa yang berubah seperti naik kelas, pindah sekolah dan lulus, jadi data harus valid dulu," terangnya saat dihubungi, Sabtu (31/7).

Lebih lanjut, Jumeri menjelaskan sedang melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait. Kemendikbudristek segera menyusun perencanaan program bantuan kuota data internet dengan mengutamakan basis data yang akurat dan valid.

Sebelumnnya, Kementerian Keuangan mengkonfrimasi tentang pemberian bantuan kuota internet ini. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Total anggaran yang diberikan darin Agustus hingga Desember 2021 yakni Rp 8,54 Triliunan dan sasaranya 38,1 Juta orang. "38, 1 juta yaitu siswa, mahasiswa, SD, SMP, SMA, Madrasah, PesanternndannGuru-guru hingga dosen," ujar Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI beberapa waktu lalu.

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) juga turut mendukung kebijakan lanjutan yang akan dilaksanakan ini. Satriwan Salim, Koordinator Nasional P2G mengatakan hal tersebut sesuai dengan permintaan P2G yang telah menghimpun aspirasi serta masukan dari para guru di Indonesia mengenai kebijakan kuota internet untuk dilanjutkan.

"Ini sangat membantu mereka dalam hal melaksanakan PJJ, selain itu potensi akan adanya learning loss diharapkan bisa dicegah ketika ada siswa yang ingin belajar daring dipenuhi dengan bantuan kouta ini," terang Satriwan. (OL-15)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Debat Jalan Ataturk dan Pola Pikir yang Mandek

👤Bernando J Sujibto Dosen Prodi Sosiologi, FISHUM, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, peneliti isu-isu sosial-budaya Turki, menerjemahkan karya-karya Turki ke dalam bahasa Indonesia, buku terbaru Kitab Hitam Turki (2021) 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 05:00 WIB
RENCANA mengubah nama jalan di daerah Menteng, Jakarta Pusat, menjadi Jalan Ataturk serentak menyedot kontroversi di tengah...
Ist

Pada AMME, RI Harapkan Berkontribusi Atasi Masalah Lingkungan Hidup

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:09 WIB
Indonesia secara terhomat menjadi tuan rumah pada pertemuan 16th ASEAN Ministerial Meeting on the Environment...
Antara

Menteri Agama: Perpres 82/2021 Kado Indah Buat Santri

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 22:25 WIB
UNTUK kedua kalinya, Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober diperingati masih dalam suasana pandemi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya