Selasa 27 Juli 2021, 12:24 WIB

Masyarakat Diminta tidak Ragu Jalani Isolasi Terpusat

Fachri Audhia Hafiez | Humaniora
Masyarakat Diminta tidak Ragu Jalani Isolasi Terpusat

ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah pasien positif covid-19 berolahraga di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

 

KETUA Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito meminta masyarakat tidak ragu menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat. Tempat isolasi itu disediakan pemerintah pusat dan daerah.

"Saya mengimbau masyarakat yang teridentifikasi positif covid-19 untuk tidak ragu menjalani isolasi terpusat pada tempat yang telah kami siapkan," kata Ganip melalui keterangan tertulis, Selasa (27/7).

Ganip menuturkan tempat isolasi terpusat sudah didukung dari segi operasional. Mulai dari tenaga medis, obat-obatan serta kegiatan lain untuk pemulihan pasien.

Baca juga: Menkes Pastikan 18,3 Juta Warga Telah Mendapat Vaksinasi Covid-19 Lengkap

Menurut Ganip, masyarakat yang positif covid-19 penting untuk melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat. Hal ini guna pemulihan dan melindungi orang di sekitarnya.

"Sekali lagi jangan ragu untuk melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat, itu tempat yang tepat untuk memulihkan kondisi serta melindungi orang yang ada di sekitar kita," ucap Ganip.

Tempat isolasi terpusat, kata Ganip, sudah disiapkan pemerintah pusat maupun daerah di beberapa titik. Ia mencontohkan tempat isolasi terpusat seperti di Jakarta, yakni Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Rumah Susun (rusun) Nagrak, dan Pasar Rumput.

"Ketiga tempat itu telah disiapkan untuk dapat menampung hingga 10 ribu pasien," ucap Ganip.

Selain di Jakarta, tempat isolasi terpusat lainnya juga sudah disiapkan bagi masyarakat yang akan melakukan isolasi mandiri, antara lain di Kabupaten Bandung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Bantul, dan Kota Solo.

"Di luar Jakarta, seperti di Bandung, Depok, Kota Tangerang juga sudah siap dengan tempat isolasi terpusat lainnya untuk menampung orang tanpa gejala dan gejala ringan," pungkas Ganip. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Menkes: Tingkat Keparahan Omikron Rendah, Jangan Panik

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:12 WIB
Ciri-ciri yang kedua dari varian omikron yakni hospitalisasi rate lebih rendah dan tingkat keparahannya juga lebih...
Dok.MI

Pusat Minta DKI Jakarta, Jabar dan Banten Tekan Kasus Covid-19

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:04 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten menyumbang 13 ribu kasus atau 90,4% dari total 14 ribu kasus dalam...
MI/RAMDANI

DKI Jakarta Jadi Medan Perang Pertama Lawan Omikron

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 17:58 WIB
"Pola penyebaran omikron mulainya di Jakarta dulu. Kalau saya lihat polanya bergeser ke Jawa Barat dan Banten kemudian ke Jawa Timur...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya