Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) kembali berduka atas kepergian Ketua Bidang Fatwa MUI Periode 2015-2020, Prof Huzaemah Tahido Yanggo, 74, Jumat (23/7) pagi, setelah berjuang melawan Covid-19.
“Saya bersaksi beliau orang yang sangat baik. Beliau sosok ilmuwan wanita yang langka, ” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh dilansir dari laman MUI.
Secara pribadi, Kiai Niam banyak berhutang budi kepada sosok Prof Huzaemah. Sejak pendidikan sarjana sampai doktor, Kiai Niam selalu belajar dengan Prof Huzaemah. Selain itu, di Komisi Fatwa, dia juga banyak bercengkerama dengan Prof huzaemah.
Asrorun Niam Sholeh mengisahkan, sejak menginjakkan kaki pertama kali di Jakarta pada 1994, ia sudah menimba ilmu kepada Prof Huzaemah. Bahkan pada periode 2015-2020, dia kerap mendampingi sosok Prof Huzaemah memimpin sidang fatwa MUI.
“Sejak 1994 saya belajar dengan beliau bahkan hingga jenjang pendidikan formal di S3. Beliau juga yang dengan tekun membimbing saya menulis disertasi. Saat di Komisi Fatwa MUI, kami rutin bersama. Beliau aktif baik kehadiran fisik maupun pemikiran-pemikirannya,” ujar dia yang terakhir bertemu dengan Prof Huzaemah pada 31 Mei 2021 di Hotel Millenium Jakarta saat peluncuran buku “Dinamika Fatwa MUI dalam Satu Dasawarsa, Potret 10 Tahun Perjalanan Komisi Fatwa.”
Saat ini almarhumah tercatat sebagai guru besar di bidang fikih perbandingan. Aktif mengajar dan mendedikasikan ilmunya di berbagai tempat perkhidmatan. Pernah menjadi pimpinan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, hingga sekarang sebagai Rektor IIQ Jakarta.
Prof Huzaemah yang dilahirkan di Donggala, Sulawesi Tengah, itu sudah lama berkhidmah di MUI di bidang fatwa. Beliau malang melintang mulai dari anggota, wakil ketua, ketua, ketua bidang, sampai kembali menjadi wakil ketua komisi fatwa. Dedikasi Prof Huzaemah, tutur Asrorun Niam, sangat luar biasa khususnya di bidang hukum Islam/syariah dan perbandingan madzhab.
“Beliau adalah sosok pengabdi ilmu pengetahuan dan aktif di berbagai perkhidmatan. Banyak buku yang beliau tulis dan diterbitkan sebagai peninggalan yang tidak terlupakan,” katanya.
Sejak awal pandemi berlangsung, penyabet gelar doktoral bidang fikih Islam dari Al-Azhar Mesir itu termasuk sosok yang intensif mengawal fatwa MUI terkait penanggulangan Covid-19.
“Beliau berjuang melawan Covid-19. Beliau telah berbuat banyak untuk menanggulanginya. Allah SWT memiliki rencana dan keputusan terbaik. Saya bersaksi beliau min ahlil khair. Semoga Allah SWT menjadikan beliau ahlul Jannah tanpa hisab. Syahidah akhirah. Alfatihah, ” ucap Asrorun Niam. (H-2)
LPEU MUI meluncurkan Program Perumahan Merah Putih, sebuah skema hunian berbasis syariah yang ditujukan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
MUI menilai perbedaan awal Ramadan 1447 H wajar secara teologis. Negara berwenang menetapkan melalui Sidang Isbat agar umat Islam seragam.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Ketika masyarakat diberdayakan dengan pengetahuan, teknologi, dan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama transformasi lingkungan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan gedung baru Majelis Ulama Indonesia akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Besar Inggris yang berada di kawasan Bundaran HI.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved