Kamis 22 Juli 2021, 11:19 WIB

Rayakan Hari Anak Nasional, Galeri Nasional Indonesia akan Gelar Tur Virtual

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Rayakan Hari Anak Nasional, Galeri Nasional Indonesia akan Gelar Tur Virtual

ANTARA/HO
Galeri Nasional Indonesia menyelenggarakan tur virtual rayakan Hari Anak Nasional.

 

GALERI Nasional Indonesia, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelar tur virtual khusus anak bertepatan pada peringatan Hari Anak Nasional, Jumat (23/7).

Acara edukasi anak itu digelar secara gratis dengan mengakses tautan bit.ly/tapvtrori3, dan dilaksanakan pada pukul 10.00-11.30 WIB.

"Bagi Galeri Nasional Indonesia, tur virtual ini adalah yang pertama yang khusus ditujukan bagi anak-anak. Tentunya materi tur virtual juga disesuaikan. Anak-anak akan diajak mengenal seni rupa dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tentunya dikemas semenarik mungkin agar anak-anak tertarik untuk belajar," ungkap Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto dalam siaran pers, Kamis (22/7).

Baca juga: Pelayanan Kesehatan Untuk Reproduksi Perempuan dan Anak Terganggu

Dalam tur virtual itu, Galeri Nasional Indonesia menggandeng the Asian Parent untuk mengenalkan program-program Kemendikbudristek kepada anak Indonesia dengan tujuan menumbuhkan semangat berkarya dan berkreativitas.

Dengan program edukasi Direktorat Jenderal Kebudayaan ini, the Asian Parents Indonesia berharap dapat membantu masyarakat Indonesia, khususnya orangtua dan anak-anak untuk mengenal kekayaan warisan budaya Indonesia sejak dini.

Dipandu tim Galeri Nasional Indonesia di antaranya Aola Romadhona, Tunggul Setiawan, dan Desy Novita Sari, tur virtual itu mengajak para peserta untuk mengenal karya dan tokoh seni rupa melalui Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia.

Pameran ini disajikan melalui tiga pendekatan kuratorial. Pertama, MONUMEN INGATAN, menampilkan karya-karya koleksi GNI yang dikontekstualisasikan dalam perkembangan sejarah nasional.

Kedua, PARIS 1959 JAKARTA 1995, menampilkan koleksi internasional GNI yang bersumber dari dua peristiwa penting yaitu hibah seniman-seniman dunia yang berbasis di Paris pada 1959 melalui Atase Kebudayaan dan Pers Ilen Surianegara, serta hibah seniman peserta Pameran Gerakan Non-Blok pada 1995 di Jakarta.

Ketiga, KODE /D yang merupakan pameran tematik yang secara berkala memamerkan sejumlah koleksi dari 20 Tahun Akuisisi Karya Seni Rupa oleh GNI dalam rentang 1999-2019.

Khusus pada tur virtual kali ini, karena pesertanya anak-anak, karya yang dipilih untuk disajikan dalam tur virtual adalah karya dengan objek yang dekat dengan anak atau sering ditemui anak dalam keseharian, seperti figur ibu, kakak, adik, tanaman, hewan, pasar, kapal, bentuk-bentuk geometri, ataupun warna.

Objek-objek tersebut ada dalam karya Raden Saleh, Kapal Tenggelam; Basoeki Abdullah, Kakak dan Adik; Affandi, Ibu; Kartono Yudhokusumo, Anggrek; Suromo DS, Pasar; Popo Iskandar, Kucing; Handrio, Komposisi; dan karya tokoh-tokoh penting lainnya yang berkontribusi dalam perkembangan seni rupa Indonesia.

Pustanto menyampaikan, tur virtual ini selain dapat meramaikan perayaan Hari Anak Nasional 2021 dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia
Maju, juga sebagai media edukasi seni rupa bagi anak-anak.

Selain itu, dari tokoh dan juga karya-karya yang ditampilkan, diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya.

Bagi pendamping anak-anak seperti para orangtua dan para pendidik, materi tur virtual ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam mengenalkan seni rupa kepada anak-anak. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Pemerintah Waspadai Kasus Kematian

👤 M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:18 WIB
Penerapan PPKM level IV di sejumlah wilayah di Pulau Jawa-Bali, kata Luhut, didasari pada tingginya tingkat kematian pasien...
Ist

Di Masa Pandemi, Menyusui Tetap Penting Demi Tumbuh Kembang Si Kecil

👤Eni Kartinah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:13 WIB
Sampai saat ini, belum ada bukti penularan Covid-19 secara langsung dari ibu kepada anaknya melalui ASI. Karenanya, ibu positif...
ANTARA /KORNELIS KAH

KLHK: Pembangunan Taman Nasional Komodo Tidak Ganggu Ekosistem

👤Atalya Puspa 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Pembangunan destinasi wisata di wilayah tersebut hanya 1% dari total wilayah yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya