Rabu 21 Juli 2021, 08:31 WIB

MWA akan Pelajari Statuta Baru UI

Basuki Eka Purnama | Humaniora
MWA akan Pelajari Statuta Baru UI

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Mahasiswa melintas di depan Gedung Rektorat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat

 

MAJELIS Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) akan mempelajari statuta terbaru UI dan kemudian merapatkannya. Hal itu diungkapkan Ketua MWA UI Saleh Husin, Rabu (21/7).

Saleh mengaku MWA baru menerima salinan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 75 tahun 2021 yang menggantikan PP nomor 68 tahun 2013 pada Senin (19/7).

Dia mengaku berterima kasih atas terbitnya PP tersebut.

Baca juga: Kampus Digital Jadikan Univeritas untuk Menjawab Tantangan Masa Depan

"Pasalnya, kini banyak hal-hal mendasar yang sekarang diatur dalam statuta yang baru sehingga dapat menjadi pegangan UI untuk berlari lebih kencang lagi guna mengejar ketertinggalan menuju universitas kelas dunia," ujar Saleh dalam pernyataan yang diterima Media Indonesia.

Saleh mengatakan proses revisi statuta UI sudah berlangsung sejak akhir 2019 dan melibatkan banyak pihak termasuk lintas kementerian.

"Semua proses revisi tersebut tentu sesuai mekanisme dan tata aturan yg berlaku. Jadi tidak ada yang tiba-tiba karena prosesnya cukup lama juga sangat menguras tenaga dan waktu," ungkap Saleh.

Salah satu poin penting yang direvisi dari statuta UI itu terkait aturan rangkap jabatan rektor, wakil rektor serta pejabat teras kampus.

Pada aturan sebelumnya, rektor dan wakil rektor dilarang rangkap jabatan sebagai pejabat di posisi apapun pada BUMN atau BUMD atau swasta.

Namun, di PP 75 tahun 2021 yang diteken Jokowi pada 2 Juli 2021, pada pasal 39 huruf c disebutkan bahwa rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap sebagai direksi pada BUMN atau BUMD atau swasta.

Dengan begitu, rektor, wakil rektor diperbolehkan memegang jabatan komisaris BUMN karena yang dilarang hanya sebagai direksi saja.

Beberapa pihak menganggap beleid baru itu dibuat untuk mengamankan posisi Ari Kuncoro yang rangkap jabatan rektor UI dan wakil komisaris BRI, serta beberapa pejabat teras UI yang juga mendapat keuntungan serupa. (OL-1)

Baca Juga

Ist/Aston

Utamakan Prokes di Era PPKM, Aston Imperial Bekasi Hotel Siap Menyambut Tamu

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:38 WIB
Langkah langkah yang diambil dan dibuat demi kesehatan dan keselamatan standar merupakan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang...
ISTIMEWA

BMKG: Gempa Pacitan M5,0 Berdekatan dengan Sumber Gempa Besar 1937

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:05 WIB
Hingga pagi ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian gempa tersebut dan hasil pemodelan menunjukkan...
ANTARA/ ISTIMEWA

Pascagempa Pacitan, Risma Minta Pemda Perhatikan Prediksi Bencana BMKG

👤HUMANIORA 🕔Rabu 28 Juli 2021, 11:55 WIB
Menurut hasil penelitian, Kabupaten Pacitan salah satu kawasan di garis pantai selatan Pulau Jawa yang berpotensi gempa dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya