Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BELUM reda kita mendengar varian Delta dari covid-19, WHO pada 1 Juli lalu merilis beberapa Variant of Interest (VOI) dari SARS-CoV-2 virus penyebab covid-19 yang baru. Selain Alfa, Beta, Gamma dan Delta, tiga sekuens varian baru yang ditemukan di Indonesia dan harus diwaspadai adalah Kappa, Eta, dan Lota.
Data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI dalam laman Kata Data menyebutkan , Kappa (B.1617.1) ditemukan sebanyak 2 sekuens, Eta (B.1.525) sebanyak 5 sekuens, dan Lota (B.1.526) sebanyak 2 sekuens.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, varian Kappa terdeteksi di India sejak Oktober 2020. Sedangkan varian Eta tercatat WHO sudah ada di beberapa negara sejak Desember 2020. Dan untuk varian Lota catatan awal berada di Amerika sejak November 2020.
WHO mencatat bahwa ketiga varian termasuk ke dalam (VOI) artinya kategori pertama yang mengindikasikan varian memiliki mutasi yang memengaruhi sifat penularan, kepekaan alat tes, keparahan gejala, hingga kemampuan virus menghindari sistem imunitas. Ini berbeda dengan kategori Variant of Concern (VOC) yang merupakan varian yang perlu diwaspadai.
Dengan munculnya varian covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap patuh disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (Medcom.id/H-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved