Rabu 23 Juni 2021, 22:08 WIB

Masker Dobel Ampuh Menangkis Penularan Covid-19 Varian Delta

Mediaindonesia.com | Humaniora
Masker Dobel Ampuh Menangkis Penularan Covid-19 Varian Delta

Antara/Aswaddy Hamid.
Ilustrasi.

 

PENGGUNAAN masker dobel dinilai dapat mencegah penularan covid-19 varian Delta. Ini merujuk sejumlah hasil penelitian terbaru, salah satunya yang dinyatakan Direktur Medis Sollis Health di Los Angeles Scott Braunstein bahwa varian Delta memiliki protein lonjakan yang terbuka lebih lama dari aslinya, sehingga memungkinkan virus memasuki sel manusia lebih efisien dan pada akhirnya membuat lebih menular.

Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Dr dr Syamsul Arifin MPd mengatakan itu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (23/6). Hal ini berarti bahwa penularan akan membutuhkan lebih sedikit partikel virus untuk menyebarkan infeksi dari satu orang ke orang lain.

Untuk itulah, intervensi pencegahan paling efektif salah satunya penggunaan masker. Menurut Syamsul, lapisan kain pada masker dapat meningkatkan efektivitas penyaringan partikel virus.

Dengan logika tersebut, seseorang yang pakai masker dobel akan meningkatkan jumlah lapisan pada wajah mereka dan tentu meningkatkan tingkat penyaringan. "Pemakai masker bedah di balik masker kain akan memberikan perlindungan maksimal karena masker bedah berfungsi sebagai filter dan masker kain berfungsi untuk lapisan tambahan," ujar Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM itu.

Selain disiplin menggunakan masker, Syamsul juga mengingatkan kebiasaan mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik sangatlah penting dipertahankan. Dianjurkan pula menggunakan penyanitasi tangan yang memiliki kandungan setidaknya 60% alkohol, jika sabun dan air tidak tersedia.

"Setelah aktivitas seperti menyentuh sesuatu segeralah membersihkan tangan. Jika tak ada air, penyanitasi tangan bisa digunakan," paparnya.

Cara lain mencegah penularan varian baru korona yaitu segera melakukan vaksinasi. Diketahui Delta yang menyebar saat ini belum banyak memengaruhi efikasi vaksin. Untuk itulah, sangat penting memvaksinasi orang yang berisiko secepat mungkin.

 

"Vaksinasi harus masif sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo yang menarget vaksinasi 700 ribu per hari. Bukalah pemberian vaksin pada tempat-tempat yang banyak dikunjungi masyarakat seperti di mal atau tempat ibadah. Di sisi lain, pelaksanaan pengetatan PPKM Mikro juga harus dikawal betul," kata pria yang juga menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Palangkaraya itu. (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/Dok Save the Children

Save The Children Indonesia Serahkan Petisi Kawal Dana BOS ke Kemendikbud-Ristek

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 07:00 WIB
Pada sektor pendidikan, pandemi covid-19 menyebabkan 91% keluarga dengan status minoritas tidak yakin anaknya dapat kembali...
MI/Agus Mulyawan

Mahfud MD : Peran Tokoh Agama Penting dalam Percepatan Vaksinasi

👤Mediaindoensia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:30 WIB
"Kita perlu dukungan dan perantara alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan agama untuk mendukung peningkatan implementasi...
Dok. Pribadi

Tinjau Sentra Vaksinasi PL, Menkes Apresiasi Peran Serta Masyarakat di Program Vaksin

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:15 WIB
Sentra Vaksinasi PL merupakan inisiatif Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta bekerjasama dengan RS Gandaria & Komunitas Dokter PL...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya