Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERINGATI Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, Pemerintah terus berupaya menghapus pekerja anak. Namun, nyatanya kondisi itu menghadapi sejumlah tantangan terlebih di masa pandemi Covid-19.
Meski demikian meningkatnya jumlah anak yang terpaksa bekerja di Indonesia sudah menjadi perhatian Komnas Perlindungan Anak. Bahkan fakta dan data yang terkonfirmasi ada 5.1 juta anak bekerja dalam berbagai bentuk pekerjaan.
"Ada 1.7 juta anak terpaksa bekerja dalam situasi buruk (the worst form of child labour) seperti bekerja di industri manufaktur lebih dari tiga jam, bekerja di Jalanan dengan situadi non permanen address, bekerja di restaurant, hotel atau caffee hiburan malam hingga larut malam, menjadl pekerja seksulal komersial atau perbudakan sek," kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, kepada Media Indonesia, Jumat (11/6).
Dia menjelaskan, anak-anak dalam situasi tersebut mengharapkan kehadiran pemerintah dan negara untuk melakukan intervensi lintas kementerian dan sudah saatnya negara mempunyai sistim pendataan hingga intervensi kritis terhadap permasalahan mendasar anak dan keluarganya.
Baca juga : Anak Gemuk Justru Berisiko Diabetes
"Aksi menentang Pekerja anak di Indonesia harus dillakukan dengan pendekatan kemanusian dan keadilan serta jauhkan dari pendekatan krimininalitas seperti menangkap dan membuang anak baik memenjarakan seperti keberadaan anak jalanan. Sentuhlah dengan pendekatan korban," sebutnya.
Seharusnya pekerja anak ini mengenyam pendidikan dan mendapat perhatian khusus. Sehingga mereka memperoleh hak anak untuk bermain hingga mendapat perlindungan dari segala eksploitasi.
"Kembalikan anak kedalam lingkunngan sekolah karena pendidikan adalah hak yang sangat pundamental. Demikian juga hak anak untuk bermain dan mendapat perlindungan dari segala eksploitasi. Kembalikan anak menikmati pendidikan yang memerdekan," pungkasnya. (OL-7)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved