Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI kelima Megawati Soekarnoputri akan dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI (Unhan RI).
Pada momen istimewa itu, tiga putera-puterinya yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo, dan Puan Maharani akan hadir.
"Mas Tatam, Mas Nanan, dan Mbak Puan akan menghadiri pengukuhan gelar kepada Ibu Megawati. Mbak Puan juga hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DPR RI," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Jumat (11/6).
Baca juga: DPRD DKI Harapkan Ali Sadikin Ditetapkan jadi Pahlawan Nasional
Penganugrahan akan dilakukan di Aula Merah Putih, Unhan, Bogor pukul 13.30 WIB dengan diawali sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan jabatan profesor kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan untuk Megawati.
Acara ini akan dihadiri sejumlah pejabat negara serta Menteri Kabinet seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta undangan lainnya. Dalam pelaksanaanya, Unhan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
"Sejumlah mantan menteri yang bekerja di era pemerintahan Ibu Megawati turut hadir. Apalagi beberapa dari mereka kini bergelar profesor. Untuk diketahui, Ibu Megawati sampai kini menjalin hubungan baik dengan para menterinya," kata Hasto.
Berdasarkan urutan acara, usai pembacaan Surat Keputusan Mendikbudristek, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Megawati Soekarnoputri dan pemutaran video profil secara singkat.
"Ibu Megawati akan menyampaikan orasi ilmiah sebelum dikukuhkan," ucap Hasto.
Hasto mengatakan, saat pemerintahan era Megawati (2001-2004), Indonesia menghadapi krisis multidimensi namun pada akhirnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri.
Hal itu ditambah lagi dengan kiprah Megawati selama ini termasuk dalam memimpin PDIP mendorong sejumlah Guru Besar dalam dan Luar Negeri mengusulkan Megawati layak diberi gelar Profesor Kehormatan.
Hasto mengatakan kader PDIP bangga atas pencapaian Megawati selama ini.
"Sebelum penganugerahan Profesor Kehormatan ini, Ibu Megawati telah menerima sembilan gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri. Atas seluruh penganugerahan ini, PDIP bangga di bawah kepemimpinan Beliau,” pungkas Hasto. (OL-1)
Pertemuan yang membahas persatuan dan semangat kebangsaan itu bertujuan untuk mempererat silaturahim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka (19/3). Pertemuan hangat ini bahas isu strategis & silaturahmi tokoh bangsa.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
PADA Februari 2004, sejarah mencatat langkah diplomasi penting Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, saat menginjakkan kaki di Teheran, Iran.
WAFATNYA Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei, pada akhir Februari 2026 telah mengguncang peta geopolitik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved