Minggu 06 Juni 2021, 11:15 WIB

KLHK Proses Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Kalpataru

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Proses Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Kalpataru

DOK. KLHK
ISTIMEWA

 

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah melakukan verifikasi terhadap 21 nominator calon penerima penghargaan Kalpataru 2021. Direktur Kemitraan Lingkungan KLHK Jo Kumala Dewi mengungkapkan, sebelumnya KLHK telah melakukan verifikasi secara daring. Selanjutnya, pada pekan depan akan melakukan verifikasi lapangan.

"Proses verifikasi virtual 21 nominator sudah selesai, tapi ada beberapa yang perlu diverifikasi ke lapangan langsung. Kami jadwalkan minggu depan," kata Jo saat dihubungi, Minggu (6/6).

Penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada para pejuang lingkungan hidup dan kehutanan. Penghargaan Kalpataru memiliki 4 kategori, yaitu Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingungan dan Pembina Lingkungan.

Adapun, sebanyak 21 Nominasi Penerima Penghargaan Kalpataru dipilih melaui Sidang Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru, yang terdiri dari 8 nominasi Perintis Lingkungan, 3 nominasi Pengabdi Lingkungan, 6 nominasi Penyelamat Lingkungan dan 4 nominasi Pembina Lingkungan.

Menurut  Jo verifikasi lapangan nantinya akan berlangsung selama 2 minggu. Ia menyatakan, meskipun dalam kondisi pandemi covid-19 proses untuk pemilihan dan verifikasi nominasi kalpataru tidak menemui kendala. "Mudah-mudahan pada Juli penyerahan penghargaan bisa dilakukan bila kondisi pandemi membaik," pungkasnya. (H-1)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

ANTARA/ Istimewa

Kemenkes Cegah Penularan Dini 18 Juta Kasus Hepatitis

👤HUMANIORA 🕔Rabu 28 Juli 2021, 11:20 WIB
Hingga 2021, layanan pengobatan DAA telah tersedia di 40 rumah sakit yang tersebar di 18 provinsi dan secara bertahap akan diperluas...
MI/Widjajadi

PUPR Pastikan RSD Asrama Haji Donohudan Boyolali Beroperasi Agustus

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 28 Juli 2021, 11:06 WIB
Tempat tersebut akan menampung pasien covid-19 bergejala ringan dan sedang bagi masyarakat Solo Raya, termasuk Solo, Boyolali, Sragen dan...
ANTARA/ ARI BOWO SUCIPTO

Minim Diteliti, Data Sesar Aktif dan Potensi Gempa di Indonesia Masih Kurang

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 28 Juli 2021, 09:55 WIB
Rangkaian gempa besar yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2000 adalah bukti nyata bahwa Indonesia adalah wilayah dengan potensi bencana...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya