Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan cairan hitam yang merupakan tumpahan minyak di sepanjang Pantai Saba menuju Pantai Purnama, Gianyar, Bali. Temuan itu bermula dari laporan I Ketut Sumastika warga setempat kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.
Menanggapi hal ini, Kepala BPSPL Denpasar Permana Yudiarso mengaku segera menerjunkan tim menuju Saba Asri Sea Turtle Conservation untuk berkoordinasi mengumpulkan informasi tersebut.
“Banyak ditemukan gumpalan hitam di atas pasir pantai yang terlihat seperti batu dan berbentuk seperti cairan aspal di sepanjang Pantai Saba hingga menuju perbatasan dengan Pantai Purnama,” ujar Yudiarso dalam keterangan pers KKP, Selasa (25/4).
Untuk memastikan, Yudi juga menjelaskan bahwa tim di lapangan mengambil beberapa sampel gumpalan minyak sebagai bahan untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, penggiat Konservasi Penyu Saba Asri I Made Kikik mengungkapkan, gumpalan maupun cairan hitam tersebut banyak ditemukan sejak tiga hari lalu dan diduga merupakan cairan minyak yang berasal dari kapal. Bila malam hari kebanyakan berbentuk gumpalan namun bila siang hari gumpalan tersebut mencair karena terkena panas matahari.
Lebih lanjut Kikik menjelaskan bahwa gumpalan maupun cairan hitam tersebut bukan kejadian pertama di Pantai Saba melainkan fenomena yang terjadi setiap tahun saat musim angin selatan yang berlangsung hingga bulan Agustus.
Baca juga : Hari Penyu Sedunia, 145 Ekor Tukik Dilepasliarkan di TWA Air Hitam
Menurutnya, angin akan menyebabkan tumpahan minyak di tengah laut terbawa oleh gelombang hingga ke pantai bersama dengan sampah dan tali kapal.
“Setelah musim angin selatan selesai, biasanya akan terjadi gelombang besar yang akan membersihkan tumpahan minyak termasuk sampah di pantai dan membawanya kembali ke tengah laut," ucap Kikik.
Guna penanganan selanjutnya, Tim Respon Cepat BPSPL Denpasar menuju Benoa untuk melakukan koordinasi dengan Distrik Navigasi Kelas II Benoa untuk mengumpulkan data kapal tanker yang melewati perairan sekitar Selat Badung dan Selat Lombok dalam kurun waktu 3 - 8 Mei 2021. Hal ini dilakukan sebagai langkah identifikasi untuk mengetahui penyebab tumpahan minyak.
Didukung Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP, Tim BPSPL Denpasar akan menginventaris data sebaran tumpahan minyak, data AIS (Automatic Identification System) kapal-kapal pengangkut BBM/tanker yang melewati Selat Badung dan Selat Lombok serta analisa pola arus dan hidrodinamika. (OL-2)
Tradisi Mbed-Mbedan digelar setiap setahun sekali tepatnya pada hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan shalat Idul Fitri di Lapangan Puputan Margarana.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebut berbagai langkah strategis telah diterapkan secara kolaboratif untuk menangani kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
KANTOR Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan SGi Air Bali melaksanakan pemantauan udara terhadap aktivitas arus mudik Lebaran 2026.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan Pesisir Lestari (YPL) menegaskan penguatan ekonomi biru Indonesia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem laut.
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved