Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRUS corona jenis baru yang diyakini berasal dari anjing muncul di antara pasien yang dirawat di rumah sakit karena pneumonia pada 2017-2018, dan mungkin menjadi virus corona asing kedelapan yang diketahui menyebabkan penyakit pada manusia jika dipastikan sebagai patogen, menurut riset.
Para ilmuwan riset, yang dipublikasi di jurnal Clinical Infectious Diseases pada Kamis (20/5), mengatakan temuan mereka menggarisbawahi ancaman kesehatan masyarakat dari virus corona hewan.
Menurutnya, mereka telah menguji sampel tes hidung yang diambil dari 301 pasien pneumonia di rumah sakit di Sarawak, Malaysia timur. Delapan dari sampel, kebanyakan dari anak-anak berusia di bawah 5 tahun, kembali positif terinfeksi virus corona anjing.
Urutan genom lebih lanjut menemukan bahwa jenis baru, bernama CCoV-HuPn-2018, mempunyai karakteristik serupa dari virus corona lain yang diketahui telah menginfeksi kucing dan babi, namun sebagian besar serupa dengan yang diketahui telah menginfeksi anjing.
Baca juga: Super Blood Moon akan Bisa Dilihat di Indonesia pada 26 Mei
Jenis itu juga memiliki delesi gen, atau mutasi, yang tidak ditemukan pada virus corona anjing yang diketahui, namun hadir pada strain manusia seperti SARS-COV dan SARS-COV-2, virus di balik pandemi COVID-19. Sumber virus corona SARS-COV-2 itu sendiri, baik hewan atau lainnya, masih belum jelas.
Penulis jurnal mengatakan temuan-temuan itu mengindikasikan bahwa virus kemungkinan baru-baru ini berpindah dari hewan ke manusia, namun menekankan bahwa perlu lebih banyak riset untuk menentukan apakah virus dapat ditransmisikan antarmanusia.
Mereka juga mengatakan bahwa masih belum jelas apakah virus dapat membuat orang sakit, melihat bahwa kemungkinan virus hanya "dibawa" di saluran udara pasien tanpa menyebabkan penyakit.
Terdapat tujuh virus corona yang diketahui menyebabkan penyakit pada manusia: empat yang menyebabkan flu biasa, dan tiga penyebab penyakit yang dikenal SARS, MERS dan COVID-19.(OL-4)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved