Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah meluncurkan berbagai skema pembiayaan studi untuk pendidikan tinggi akademik dan pendidikan tinggi vokasi dan profesi. Skema pembiayaan terdiri atas program gelar dan nongelar yang bertujuan untuk mencetak SDM unggul dan berkompetensi, yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan masa depan, baik di lingkup lokal maupun global.
Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) bersama dengan Ditjen Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) telah menggelar Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Nongelar bagi SDM Pendidikan Tinggi Akademik dan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi. Sosialisasi digelar sebagai tindak lanjut program Merdeka Belajar Episode 10: Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dirjen Dikti Nizam mengutarakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) diluncurkan untuk menghindari terjadinya mismatch antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.
"Kita memberikan semangat Kampus Merdeka ini dengan menggerakkan mahasiswa kita belajar dari kampus kehidupan melalui sembilan kegiatan Kampus Merdeka yang saat ini sudah diluncurkan dan sudah banyak program yang dijalankan," ujar Dirjen Dikti Nizam, Rabu (12/5).
Untuk mendukung implementasi program Kampus Merdeka, Kemendikburistek berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan mengalokasikan dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP dengan membiayai beasiswa gelar maupun nongelar. Nizam menjelaskan, beberapa program beasiswa gelar dan nongelar bagi SDM pendidikan tinggi akademik yang mendapat dukungan pendanaan tersebut sebagai upaya untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menjelaskan beberapa program beasiswa gelar dan nongelar bagi SDM pendidikan tinggi vokasi. Tujuan dari peluncuran program ini adalah menghasilkan lulusan vokasi yang memiliki soft skill dan pengalaman mumpuni dan tentunya relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mampu berkontribusi terhadap penyelesaian masalah terkait isu ekonomi dan sosial serta masalah riil yang dihadapi DUDI.
"Program ini memang menawarkan suatu kemerdekaan, suatu keluwesan dan fleksibilitas tetapi substansinya tetap sangat tepat. Namun challenge juga tidak mudah karena relevansi serta kualitas itu menjadi pertaruhan dari ini semua, sehingga ketersiapan civitas akademik sangat diharapkan," pungkas Wikan. (RO/OL-15)
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.Â
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved