Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID Istiqlal dipastikan tidak menggelar salah Idul Fitri (salat Id) secara berjamaah saat hari Raya Idul Fitri, 13 Mei nanti. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, keputusan itu berdasarkan hasil rapat pihak pengurus Masjid Istiqlal.
"Setelah kami menganalisis perkembangan di internal dan eksternal Istiqlal, maka kami memutuskan di dalam pertemuan rapat kami tadi, Istiqlal kita tutup. Untuk Istiqlal, tidak menyelenggarakan Idul Fitri, salat Idul Fitri," ujar Nasaruddin, Selasa (11/5).
Nasaruddin menjelaskan pertimbangan Masjid Istiqlal meniadakan salat Idul Fitri karena pandemi Covid-19 belum mereda. Jika Masjid Istiqlal menyelenggarakan salat Id besok, penularan Covid-19 rentan terjadi.
"Pertimbangannya satu, tentu saja perkembangan Covid-19 ini yang belum menunjukkan tanda-tanda yang lebih baik. Dan memang kita diberikan kesempatan untuk membuka 10 persen terakhir ya. Tetapi 10 persen dari 250 ribu itu, itu sama dengan berapa," jelas Nasaruddin.
"Itu juga pasti kita akan berjumpa di satu titik temu, misalnya di pintu tempat masuk, penitipan sandal. Kita kan di lantai 2 kan ya, Masjid Istiqlal di lantai 2. Tentu melewati lantai yang sama, pulang perginya juga sama," imbuh dia.
Ia mengungkapkan, sebelumnya pengurus Masjid Istiqlal telah membuat simulasi slat Id mengantisipasi adanya kerumunan massa. Namun, situasi terakhir pandemi Covid-19 membuat pihak Masjid Isttiqlal kembali mengambil kebijakan serupa seperti tahun lalu.
Baca juga : Warga Temanggung Dilarang Takbir Keliling
"Kemudian juga setelah kami melakukan simulasi, kira-kira mengantisipasi perkembangan yang akan terjadi, maka kami menyimpulkan bahwa Istiqlal kita seperti tahun lalu, belum dibuka untuk salat Idul Fitri," terangnya.
Ia menegaskan, pengurus Masjid Istiqlal telah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Menteri Agama Yaqut Choli Qoumas. Menurut Nasaruddin, kebijakan Masjid Istiqlal pun telah mendapatkan dukungan kedua menteri itu.
Nasaruddin mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengimbau masyarakat agar melaksanakan salat Idul Fitri di lingkungannya masing-masing. Menurutnya, imbauan Anies ini sesuai dengan ditiadakannya salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal.
"Kami mohon maaf kepada segenap jemaah dan saudara, Simpatisan, pecinta Masjid Istiqlal, mudah-mudahan insyaallah Idul Adha nanti keadaan sudah lebih baik, maka kita akan buka untuk umum. Saya tahu sudah banyak sekali yang merindukan masjid Istiqlal yang sudah indah dan cantik seperti ini, tetapi kondisi kita tidak memungkinkan untuk membuka, terbuka, melaksanakan Idul Fitri ini," jelas dia.
Sebelumnya, Masjid Istiqlal membatalkan rencana melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H secara terbatas. Keputusan itu diambil atas pertimbangan penularan Cavid-19. (OL-7)
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Berbagi Berkah Ramadan Bersama Anak-Anak Yatim Piatu di Masjid Istiqlal
Pada momentum Ramadan, Asuransi Jasindo mengadakan program Berbagi Berkah Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/3).
Anak-anak diajak memahami nilai-nilai seperti saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap manusia, hewan, dan lingkungan.
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
IMAM Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengungkapkan sejumlah rencana besar pembenahan dan pengembangan, mulai dari penataan, pencahayaan, hingga perbaikan kawasan sekitar masjid.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
Ratusan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memadati lokasi tersebut untuk menunaikan salat Ied atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah
Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan kesempatan yang tepat untuk merefleksikan diri serta mempererat silaturahmi.
Gus Ipul pun berpesan kepada para penerima manfaat agar tidak putus asa dan tetap percaya pada pertolongan Allah SWT. Salah satunya, yakni bantuan yang diberikan melalui Kemensos.
Meski Masjid Agung Raja Hamidah telah disiapkan panitia sebagai lokasi alternatif, hujan yang datang tiba-tiba membuat sebagian besar jamaah kehujanan.
PRESIDEN Jokowi dijadwalkan akan menunaikan ibadah salat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang Senin (17/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved