Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kalbis Institute Luncurkan Program Magister Manajemen Baru

Syarief Oebaidillah
06/5/2021 03:02
Kalbis Institute Luncurkan Program Magister Manajemen Baru
John Vong, Program Leader of Magister Management (MM) ini Digital Business and FinTech Kalbis Institute.(DOK Kalbis Institute)

DI era digital seperti sekarang ini, pekerja serta pelakui bisnis dituntut menggunakan alat analisis data untuk melihat tren bisnis, memahami keterlibatan pelanggan, menilai kinerja keuangan, dan merancang sistem rantai pasokan (supply chain system) terbaik akan menjadi kebutuhan utama. Di masa mendatang, keputusan harus dibuat dengan menggunakan informasi berupa angka dan teks.

"Secara khusus kemampuan untuk mengembangkan wawasan dan pandangan ke depan berdasarkan analisis data yang kompleks, menjadi keterampilan penting bagi manajer masa kini," terang John Vong, Program Leader of Magister Management (MM) ini Digital Business and FinTech Kalbis Institute, dalam keterangannya, Rabu (5/5).

Tuntutan tersebut membuat Kalbis Institute meluncurkan program terbaru untuk jenjang pascasarjana Program Magister Manajemen. Program yang dinamai MM in Digital Business and FinTech ini didesain untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi era digital.

Menurut Joh Vong, yang juga menjadi konsultan di World Bank, United Nation Development Program (UNDP) dan Asian Development Bank (ADB), manajer masa kini akan menguraikan dan menyelesaikan permasalahan bisnis seperti seorang ilmuwan data (data scientist). Selain itu, seorang manajer juga melakukan analisis dengan menggunakan paradigma penelitian, baik metode kualitatif dan kuantitatif.

"Para manajer juga akan belajar mengumpulkan data dari berbagai sumber, menyaring data, mengolah data, dan menganalisis data. Di Kalbis Institute, Anda akan dipandu untuk mengeksplorasi analisis deskriptif, analisis prediktif, dan analisis preskriptif. Anda juga akan diperkenalkan dengan proses analisis untuk penerapan, pengembangan, dan inovasi dalam mencari solusi bisnis," sambung dia. (RO/OL-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya