Senin 03 Mei 2021, 14:09 WIB

Jelang Larangan Mudik, Penumpang di Terminal Kalideres Melonjak

Hilda Julaika | Humaniora
Jelang Larangan Mudik, Penumpang di Terminal Kalideres Melonjak

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Sejumlah penumpang dengan mengenakan masker duduk di dalam bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021).

 

JELANG penerapan kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang, calon penumpang di terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat, mengalami peningkatan.

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan, peningkatan calon penumpang sudah terlihat sejak Sabtu (1/5) lalu.

"Untuk hari ini dari pukul 05.30 hingga 08.00 tercatat sudah 150 penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Kalideres. Peningkatan diprediksi masih akan terjadi hingga malam nanti," ujar Revi, Senin (3/5).

Sementara itu, penumpang yang diberangkatkan pada Sabtu (1/5) tercatat sebanyak 977 penumpang. Sedangkan pada Minggu (2/5) tercatat sebanyak 866 penumpang berangkat dari Terminal Kalideres. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan keberangkatan penumpang hari biasa saat pandemi yang hanya mencatatkan sekitar 250 penumpang saja per hari.

"Kami tetap berlakukan prokes ketat kepada calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik, salah satunya tes covid-19 menggunakan GeNose C19 secara random," kata Revi.

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan menggunakan aplikasi JAKI kepada para calon penumpang. Dengan demikian bisa dipastikan calon penumpang yang akan menempuh perjalanan mudik ke kampung halamannya dalam kondisi sehat.

Adapun sebagian besar penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres ini bertujuan ke kota-kota di Sumatera, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sejumlah posko juga sudah didirikan seperti Posko Pengawasan Pengetatatan Larangan Mudik, Posko Kesehatan, Posko Ram Check yang dijaga oleh personel gabungan dari unsur tenaga medis, petugas Dishub, Satpol PP, TNI/Polri dan lainnya.

"Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ketat. Jika tidak ada keperluan mendesak atau dalam kondisi sakit jangan memaksa melakukan perjalanan. Lebih baik di rumah saja," imbaunya. (Hld/OL-09)

Baca Juga

Dok. Pribadi

ILUNI UI Minta Status Tersangka Peserta Demo Hardiknas Dicabut

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 23:55 WIB
“Adik-adik mahasiswa dan para buruh sudah mengadakan aksi secara damai dan sesuai prokes, namun tetap ditangkap dan dijadikan...
MI/M. Irfan

Nadiem Bertekad Segera Hapus 3 Dosa Besar Pendidikan 

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 23:45 WIB
"Kreatifitas, nalar kritis dan inovasi hanya dapat berkembang jika peserta didik dan pendidik seluruhnya merdeka dalam belajar, tidak...
Antara/Ari Bowo sucipto

Ini Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 23:40 WIB
Buah naga memiliki banyak manfaat kesehatan yang potensial. Buah ini kaya akan antioksidan seperti flavonoid, asam fenolat, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya