Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia ke 29 provinsi di Indonesia. Pendistribusian paket berupa sembako serta alat shalat ini, juga dilakukan Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota.
"Program ini rutin dilakukan Baznas setiap tahun dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan mustahik di bulan Ramadhan. Sekaligus memitigasi dampak sosial-ekonomi akibat pandemi Covid-19. Terutama, bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan dasar, sehingga mempengaruhi kondisi kehidupan mereka," ujar Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta, di Jakarta, Kamis (29/4/2021).
Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow juga dihadiri Deputy Mall Director Cibubur Junction, Kukuh Satyo Budyo serta Ketua Panitia Ramadhan Baznas, Fitriansyah Agus Setiawan ini, diselenggarakan di Pusat Perbelanjaan Cibubur Junction, Jakarta Timur.
Menurut Arifin, ini merupakan kegiatan penyaluran dana zakat yang dilaksanakan dalam bentuk pendistribusian sembako serta alat shalat oleh lembaga program Layanan Aktif Baznas (LAB) dan Baznas Tanggap Bencana (BTB).
"Penerima manfaat tentu yang termasuk dalam kategori asnaf zakat sesuai dengan had kifayah,” ucap Arifin.
Dia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat Gerakan Cinta Zakat kepada masyarakat serta memaksimalkan potensi rukun Islam ketiga demi menyejahterakan umat secara lebih luas, terutama pada Bulan Suci Ramadan ini.
“Dengan program Paket Ramadhan Bahagia, kami berharap dapat mencegah terjadinya kelaparan pada para keluarga pekerja yang sudah tidak memiliki lahan pekerjaan atau sumber penghasilan dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan di masa pandemi,” ujar dia.
Arifin menyebutkan, dari Paket Ramadhan Bahagia ini, di samping ada alokasi penyaluran ke provinsi, sebagian untuk persediaan.
“Program Paket Ramadhan Bahagia Baznas juga akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan anggaran sebesar 3,8 miliar rupiah, dengan rata-rata biaya per mustahik sebesar 309 ribu rupiah,” tutur Arifin.
Dia menuturkan, Baznas memastikan Paket Ramadan Bahagia ini diberikan secara tepat sasaran, terutama pada kelompok-kelompok rentan yang terdiri atas beberapa klaster penerima manfaat. Yaitu, klaster tenaga pendidik, klaster usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), klaster buruh informal, klaster buruh formal, klaster korban PHK dan pengangguran.
“Semoga kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada para mustahik untuk senantiasa bersyukur dan beribadah di masa pandemi Covid-19 serta menyadarkan masyarakat tentang urgensi zakat dan rasa peduli terhadap sesama,” kata Arifin.
Sementara Deputy Mall Director Cibubur Junction, Kukuh Satyo Budyo mengapresiasi acara ramadhan yang diinisiasi Bazans.
"Cibubur Junction sangat senang dan mendukung Program BAZNAS dengan memberikan fasilitas untuk membuka Gerai Zakat. Nantinya diharapkan zakat yang terkumpul dapat disalurkan dengan baik dan benar," tutur Kukuh.
Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan, yakni 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.(RO/OL-09)
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Ajakan tersebut disampaikan Tsamara dalam acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, Melalui Media Massa dan Silaturahmi Forum Matraman yang diselenggarakan oleh Baznas RI di Jakarta.
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama mereka memiliki kelebihan kebutuhan pokok.
Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan Baznas dengan praktisi/pimpinan media massa.
Zakat adalah instrumen penting dalam Islam yang berfungsi membersihkan harta sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026 bertajuk Zakat Menguatkan Indonesia.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga prajurit serta terlukanya lima prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Libanon.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
Bantuan ini diberikan dalam bentuk fasilitas operasi implan koklea yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bedah THT Proklamasi.
Baznas menyiagakan sebanyak 21 titik Pos Mudik Baznas yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk melayani masyarakat tanpa dipungut biaya.
Fasilitas kelas darurat di Beit Lahia ini dirancang menampung 100 anak yang terbagi ke dalam dua sesi belajar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved