Kamis 29 April 2021, 17:57 WIB

Kemendagri Serahkan 53 Akta Kematian Awak KRI Nanggala

Indriyani Astuti | Humaniora
Kemendagri Serahkan 53 Akta Kematian Awak KRI Nanggala

Antara
Sejumlah prajurit TNI AL berpose di samping deretan foto prajurit KRI Nanggala-402 yang gugur.

 

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menyerahkan 53 akta kematian awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tugas.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh kepada Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono di Mabes TNI AL, Jakarta, Kamis (29/4).

Selain akta kematian, juga diserahkan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) terbaru bagi keluarga yang ditinggalkan.

Baca juga: Mensos Dampingi Presiden Temui Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402

"Kami atas nama Menteri Dalam Negeri turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya putra terbaik bangsa, para awak kapal KRI Nanggala-402," ujar Zudan.

"Di Dukcapil itu, kalau ada yang mengurus akta kematian buat yang berkeluarga, diserahkan tiga dokumen sekaligus," imbuhnya.

Menurut Zudan, penerbitan dokumen kependudukan ini dilakukan secara cepat, mudah dan gratis. Keluarga korban tidak perlu mengurus sendiri. Sebab, diurus langsung oleh jajaran dukcapil kabupaten/kota sesuai alamat KTP-el atau KK korban.

"Hal ini bisa dilakukan, karena semua layanan dukcapil sudah terkoneksi online. Semua dokumen kependudukan ditandatangani secara digital, sehingga tidak perlu dilegalisir. Dokumennya bisa dicetak dengan kertas putih HVS biasa, dengan tanda tangan elektronik lengkap dengan QR Code," jelasnya.

Baca juga: Kapolri Tawarkan Anak Awak Kapal Selam Nanggala 402 Jadi Polisi

Adapun dokumen yang diserahkan sangat diperlukan keluarga korban untuk mengurus keperluan mendesak. Seperti, asuransi atau keperluan yang hanya bisa diurus dengan menyertakan dokumen akta kematian korban.

Laksma TNI Ahmadi menyatakan sangat berterima kasih atas respons cepat Kemendagri, dengan menerbitkan akta kematian dan dokumen lain yang dibutuhkan keluarga korban.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemendagri yang sangat responsif. Kami secepatnya akan menyerahkan kepada keluarga korban," tutur Ahmadi.(OL-11)
 

Baca Juga

ANTARA

Kasus Harian Covid-19 di Karawang Naik Signifikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 21 Juni 2021, 04:26 WIB
Dari 1.157 keterisian tempat tidur rumah sakit untuk pasien COVID-19 di Karawang, tingkat keterisiannya telah mencapai 94,2...
Antara

Satgas: PPKM dan Lockdown Substansinya Sama

👤Ant 🕔Minggu 20 Juni 2021, 23:08 WIB
"Jangan dibenturkan antara kebijakan lockdown dengan pembatasan kegiatan masyarakat. Substansinya sama,"...
MI/Ramdani

DPR Minta Asrama Haji Pondok Gede Tampung Pasien Covid-19

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 20 Juni 2021, 20:47 WIB
"Asrama Haji Pondok Gede dipersiapkan untuk menampung pasien covid-19 yang tidak tertangani di rumah sakit," kata Wakil Ketua...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya