Rabu 28 April 2021, 17:25 WIB

Hidrasi Berlebihan tidak Baik, Bikin Otot Lemas dan Sulit Gerak

Mediaindonesia.com | Humaniora
Hidrasi Berlebihan tidak Baik, Bikin Otot Lemas dan Sulit Gerak

nevadahealthlink.com
Ilustrasi

 

Dokter ahli gizi medik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Diana Sunardi mengatakan hidrasi yang berlebihan (overhidrasi/kelebihan cairan tubuh) menyebabkan efek samping yang tidak baik bagi tubuh, yakni membuat otot menjadi lemas bahkan dalam kasus tertentu tubuh kesulitan bergerak.

Baca juga : Ini Cara Menjaga Asupan MIneral saat Berpuasa

Kondisi overhidrasi biasanya terjadi pada orang yang memberi tubuhnya cairan melebihi kemampuan tubuh.

“Kelebihan cairan tubuh ini disebut overhidrasi, biasanya terjadi pada orang awam yang mengikuti maraton rekreasional. Mereka minum melebihi kebutuhan dan kemampuan tubuhnya karena takut kekurangan cairan. Akhirnya overhidrasi dan tubuhnya tidak mampu mengkompensasi. Efeknya akhirnya kelemasan otot dan sulit bergerak,” kata dokter Diana dalam sebuah webinar, Rabu.

Kelemasan otot itu terjadi karena kandungan natrium yang seharusnya didapatkan tubuh dari hasil meminum air, justru banyak menjadi hilang karena terlalu banyak minum air.

“Semakin banyak air yang masuk, maka semakin banyak cairan tubuh yang keluar. Natrium dan Sodium yang dibutuhkan tubuh, justru hanya sekadar lewat itu yang akhirnya menyebabkan kelemasan otot dan tidak bisa bergerak,” kata Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) itu.

Diana juga menjelaskan kemungkinan buruk lainnya yang terjadi akibat overhidrasi adalah pingsan atau kehilangan kesadaran diri bahkan bisa sampai di tahap koma.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat di Indonesia agar bijak menghidrasi tubuh tidak terlalu berlebihan dan tidak kekurangan.

“Tubuh kita kan membutuhkan elektrolit yang seimbang, jika elektrolit tubuh kita tidak bisa mengkompensasi asupan cairan yang masuk maka yang terjadi elektrolitnya tidak seimbang. Jadi pastikan minum atau memberi asupan air ke dalam tubuh secukupnya,” kata Diana.

Ia mengharapkan agar setiap harinya masyarakat tetap mengingat kebutuhan air putih dengan minum minimal 8 gelas 1 hari atau sekitar 2 liter perharinya.

Di momen puasa yang mengharuskan individu menahan haus disarankan meminum air putih dengan metode 2-4-2.

Sebanyak 2 gelas pertama diminum saat sahur, 4 gelas diminum saat berbuka atau dilakukan di sela- sela melakukan aktivitas lainnya seperti mengaji, dan 2 gelas terakhir diminum saat menuju tidur. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ant/Dedhez Anggara

Kemendikbud Umumkan 10 Pemenang Lomba Cipta Lagu Tradisi NTT

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 08:29 WIB
LOMBA Cipta Lagu Tradisi NTT secara rutin digelar untuk memperkokoh akar budaya tradisi di sejumlah daerah di...
Dok. Yayasan Gerak Bareng

Kemanusiaan di Atas Segalanya

👤MI 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 06:10 WIB
GERAK  Bareng bermula dari komunitas yang kemudian bertransformasi menjadi yayasan sejak...
Dok. Yayasan Gerak Bareng

Gerak Bareng Bantu Tetangga

👤Fathurrozak 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 06:00 WIB
TIAP hari, Bawan melintas di kawasan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat untuk menjajakan roti di tempat yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya