Rabu 21 April 2021, 15:05 WIB

Kemenristek Apresiasi Kartini di Bidang Riset dan Inovasi

Suryani Wandari | Humaniora
Kemenristek Apresiasi Kartini di Bidang Riset dan Inovasi

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro

 

Di tengah pandemi covid-19 dan segala keterbatasan, tidak menjadikan alasan bagi perempuan Indonesoa untuk terus berkarya bahakan perempuan yang berprofesi sebagai peneliti hingga rekayasa mempu menghasilkan inovasi yang hebat dan menjadi solusi bagi permasalahan bangsa Indonesia saat ini.

Untuk itu, Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro pun mengapresiasi perempuan Indonesia hari ini, Rabu (21/4) dalam rangka memperingati Hari Kartini.

"Sebagai laki-laki saya bangga dengan capaian perempuan Indonesia khususnya di dunia riset dan inovasi. Kami akan selalu mendukung setiap perempuan hebat indonesia untuk terus meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi lebih mandiri," kata Bambang dalam webinar bertajuk Kartini-Kartini dalam Inovasi Indonesia, Rabu (21/4).

Baca juga: KPK: Perempuan Punya Peran Besar dalam Pemberantasan Korupsi

Ia melanjutkan, perempuan memiliki banyak peran dalam kehidpan baik isteri, ibu dan juga profesi yang diembannya. Ia juga berharap perempuan bisa berperan lebih besar dalam pembangunan bangsa dan menjadi generasi penerus yang berkualitas secara ilmu pengetahuan dan memiliki akhlak mulia untuk mencetak generasi penerus bangasa yang kompetitif.

Hal itu dirasakan Peneliti Vaksin LBM Eijkman Retno Ayu Setya Utami. Ia mengatakan saat dirinya kuliah S3 dirinya sedang hamil besar bahkan saat cuti melahirkan dirinya ditawari untuk bergabung dengan tim pembuat vaksin Covid-19 yang dikembangkan Eijkman.

"Di saat masa cuti melahirkan saya ditawarkan bergabung di tim vaksin," kata Retno. Ia bercerita, sebelumnya ia memang fokus pekerjaannya pada imunologi dan masih berhubungan dengan malaria. Ia mengaku sangat tertarik untuk membuat vaksinCovid-19 karena motivasinya untuk memerangi virus Covid-19.

"Presurenya memang tinggi karena satu Indonesia mengharapkan vaksin ini. Kita tidak boleh terpuruk dan menjadi penting untuk melakukan terbaik ditengah keaadaan terbatas," lanjutnya.

Sementara itu, Project Integration Manager R&D PT Bio Farma Neni Nuraeny mengungkapkan dirinya terdorong untuk terjun ke duani farmasi karena termotivasi dari pengalaman hidupnya. Ayahnya, terkena hepatitis B sehingga sejak SMA Neni bermimpi untuk bisa merawat dan menyembuhkan penyakit ayahnya tersebut.

"Mungkin cita-cita saya yang dimulai sejak masa SMA. Alhamdulillah berkat keluarga, teman dan saya bisa berkembang disini," ungkap Neni. Menurutnya, support system menjadi sangat penyting bagi perjalanan kariernya.

Dalam hal membuat vaksin, ia sangat bersyukur karena dalam forum riset dan konsorsium komunikasinya baik sehingga bisa mencapai apa yang dibutuhkan industri.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk membuat vaksin dalam kondisi saat ini kecepatan menjadi salah satu yang paling utama selain memang kerja sama dalam setiap bidang seperti produksi, quality qontrol, regulasi dan sebagainya. (H-3)

Baca Juga

ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Vaksinasi Lansia di DKI, Yogyakarta, dan Bali Tertinggi

👤Nur Azizah 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:10 WIB
Budi mengatakan akan memberi vaksin tambahan untuk tiga provinsi tersebut. Tujuannya, agar angka vaksinasi terhadap lansia semakin...
ANTARA/Iggoy el Fitra

Kemenparekraf Targetkan Cetak 244 Desa Wisata Mandiri hingga 2024

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:04 WIB
Sandiaga mendorong agar desa-desa wisata yang ada di Indonesia dapat menghadirkan produk unggulan yang otentik sesuai dengan potensi...
Dok MI

Daerah Terdeteksi Varian Baru Harus Intensifkan Genome Sequencing

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 11 Mei 2021, 09:26 WIB
Untuk mencegah meluasnya penyebaran ketiga varian yang ditemukan di Indonesia, Kementerian Kesehatan mengintensifkan genome sequencing di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya