Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA kelompok tani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) Baznas, Tunas Widara dan Tunas Mandiri mengadakan pertemuan di gudang tani Desa Widarasari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada pekan lalu.
Pertemuan tersebut sebagai ajang penguatan ilmu praktek pembuatan pestisida alami dari proses pembakaran kayu atau sering disebut dengan sebutan cuka kayu atau asap cair.
Sebanyak 45 petani hadir dalam praktek pembuatan cuka kayu sebagai dasar pengelolaan padi organik. Kegiatan ini turut dihadiri oleh penyuluh pertanian dan pemerintah desa terkait. Pelatihan dipimpin langsung oleh pendamping program Lumbung Pangan BAZNAS, Herdiana.
Dalam proses prakteknya, alat yang digunakan berupa gergaji, golok, drum, tabung preon/tabung sanyo, pipa. Sementara itu, untuk bahan yang digunakan adalah limbah kayu bakar.
Proses pembakaran limbah kayu berjalan selama 6 jam dan proses pendinginan selama 12 jam. Dari proses tersebut, akan dihasilkan dua jenis produk yakni cuka kayu sebagai pestisida dan arang kayu yang masih memiliki nilai ekonomis, bisa dijual untuk meningkatkan pendapatan kelompok.
Selain praktik cuka kayu, pengarahan pengaplikasian penggunaan pupuk kompos pun disampaikan, petani yang sudah terbiasa menggunakan pupuk kandang yang masih mentah perlahan diarahkan untuk menggunakan pupuk kompos yang sudah jadi atau sudah melalui proses permentasi, hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan hasil panen.
Jaeni, 56, salah satu anggota kelompok tani mengungkapkan rasa bersyukur karena masih bisa belajar terkait pertanian terutama dalam pembuatan pestisida alami, karena kemudahan bahan yang digunakannya untuk ditemui.
Nantinya kelompok tani akan mengaplikasikan pestisida alami ini di lahan percontohan kelompok untuk melihat hasilnya, karena mayoritas petani belum mengetahui tentang pestisida alami ini. Ketika sudah ada pembuktian hasil, kelompok akan memproduksi pestisida alami ini untuk kebutuhan kelompok. (RO/OL-09)
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved