Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN menjadi upaya untuk mencegah penularan covid-19. Hingga saat ini, ada banyak jenis vaksin covid-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat. Meski jenis vaksinnya sama, terdapat keragaman teknologi di baliknya.
Profesor bidang ilmu farmasi Oregon State University Amerika Serikat Taifo Mahmud menjelaskan, platform teknologi pembuatan vaksin sudah dikembangkan sejak lama. Meski menggunakan platform yang berbeda, pengembangan vaksin tetap memiliki tujuan melawan virus covid-19.
"Lebih dari 250 institusi maupun perusahaan di dunia yang men-develop vaksin covid-19 dan menggunakan berbagai teknologi," katanya dalam kuliah umum virtual beberapa waktu lalu yang dikutip dari laman Universitas Padjadjaran (Unpad). Ada dua platform utama dari teknologi pengembangan vaksin, yaitu klasik dan terbaru.
Platform klasik, kata diaspora Indonesia di AS tersebut, merupakan teknologi yang selama ini sudah banyak digunakan untuk menghasilkan beragam vaksin. Platform klasik yang banyak digunakan antara lain vaksin dari virus utuh yang diinaktivasi.
Telah banyak vaksin yang dihasilkan melalui teknologi itu, seperti polio, rabies, hingga vaksin hepatitis A. Pada vaksin covid-19, teknologi ini digunakan untuk pengembangan vaksin Sinovac dan Sinopharm. Kemudian vaksin dari rekombinan atau subunit protein pada virus yang salah satunya berupa produk vaksin covid-19 Anhui.
Ada pula vaksin yang menggunakan teknologi virus-like particles (VLP) atau zat dengan struktur yang mirip dengan virus, tetapi tidak memiliki genom dari virus tersebut. Taifo menambahkan, platform lanjutan yang dikembangkan untuk vaksin covid-19 di antaranya vaksin dengan adenovirus atau memanfaatkan virus lain seperti yang dikembangkan Astrazeneca, Janseen, dan Gamaleya.
Ada pula vaksin covid-19 dari teknologi mRN, seperti vaksin yang dikembangkan Moderna, Pfizer, hingga CureVac. Terakhir, ujar Taifo, ada vaksin yang dikembangkan dari antigen-presenting cells (APC) yang saat ini tengah dikembangkan di Indonesia.
Pengembangan vaksin rata-rata memerlukan waktu yang panjang sekira 10 tahun. Tapi, pandemi covid-19 yang melanda global mendorong pengembangan vaksin menjadi lebih cepat, tidak kurang dari dua tahun. (OL-14)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved