Minggu 11 April 2021, 13:35 WIB

Yayasan Harapan Kita Terima Keputusan Pemerintah Ambil Alih TMII

Hilda Julaika | Humaniora
Yayasan Harapan Kita Terima Keputusan Pemerintah Ambil Alih TMII

MI/Adam Dwi
Warga mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

 

YAYASAN Harapan Kita mengutarakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pemerintah terkait pengambilalihan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh negara. Menurut Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra, pihaknya menerima keputusan tersebut dengan tangan terbuka.

“Atas terbitnya Perpres 19/2021, Yayasan Harapan Kita menyatakan kesiapannya dalam melakukan perundingan dengan Pemerintah cq. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia untuk membicarakan proses tindaklanjut pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah sesuai amanat Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2021,” ujarnya dalam keterangan yang Media Indonesia terima, Minggu (11/4).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah mengambil alih kembali pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita.

Menurut Pratikno, dengan berlakunya Perpres 19/2021 tentang Pengelolaan TMII yang diteken Presiden Jokowi pada 31 Maret, berarti Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1977 yang mengatur tentang pengelolaan Taman Mini oleh Yayasan Harapan Kita (YHK) resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Ke depannya, Yayasan Harapan Kita menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan penugasan dari negara bila diperlukan. Dalam rangka melanjutkan visi misi yang telah diamanatkan oleh Ibu Hj. Tien Soeharto selaku pendiri TMII ini.

“Harapan kami, upaya Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah dari Yayasan Harapan Kita, diharapkan tak mengganggu berbagai upaya memperkokoh ketahanan budaya bangsa tersebut,”ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam pengelolaan hingga 2021 ini, Yayasan Harapan Kita memiliki total sumber daya manusia mencapai sekitar 700 orang dan telah membangun berbagai bangunan dan fasilitas.

Terdiri dari 34 (tiga puluh empat) anjungan bagi tiap propinsi di seluruh Indonesia (anjungan daerah), 16 (enam belas) museum, 7 (tujuh) tempat peribadahan, 12 (dua belas) unit flora dan fauna, 9 (sembilan) wahana rekreasi dan 17 (tujuh belas) fasilitas berupa hotel & resto, art shop & gallery, lease of dan public transportation yang diperuntukan bagi wahana pelestarian Budaya Indonesia, yang keseluruhannya di bawah pengelolaan manajemen Taman Mini Indonesia Indah. (Hld/OL-09)

Baca Juga

MI/Agus Mulyawan

Mahfud MD : Peran Tokoh Agama Penting dalam Percepatan Vaksinasi

👤Mediaindoensia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:30 WIB
"Kita perlu dukungan dan perantara alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan agama untuk mendukung peningkatan implementasi...
Dok. Pribadi

Tinjau Sentra Vaksinasi PL, Menkes Apresiasi Peran Serta Masyarakat di Program Vaksin

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 02:15 WIB
Sentra Vaksinasi PL merupakan inisiatif Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta bekerjasama dengan RS Gandaria & Komunitas Dokter PL...
Dok. Pribadi

Menkominfo Harapkan STMM Yogyakarta Hasilkan SDM Digital Berkualitas

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 01:30 WIB
Keberadaan SDM bertalenta digital menurut Johnny menjadi bagian penting dalam menjawab kemajuan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya