Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) MUI Pusat bersama para tokoh lintas agama menegaskan aksi teror bukan hanya bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan, melainkan juga berpotensi menghancurkan peradaban Indonesia dan dunia.
Oleh karena itu, terorisme tidak dapat dibenarkan atas alasan dan untuk tujuan apapun.
"Terorisme bukan jalan kejihadan melainkan sebuah kejahatan. Karena itu, aparat keamanan dan para penegak hukum tak perlu ragu untuk menindak pelaku terorisme," ujar Ketua MUI Pusat Yusnar Yusuf melalui keterangan resmi, Sabtu (3/4).
Baca juga: Gus Yaqut Siap Fasilitasi Dialog Antarumat Beragama
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tidak takut. Semua pihak harus memperkuat semangat kerukunan, persaudaraan dan persatuan antarumat beragama sehingga tujuan utama dari aksi teror yang ingin memecah belah bangsa itu gagal terwujud.
"Seluruh umat beragama mengemban misi kesejukan dan kedamaian. Kita harus membangun persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah) dan persaudaraan sesama warga negara (ukhuwah wathaniyah). Jangan sampai kita diadu domba atas nama agama," ungkapnya.
Yusran juga meminta masyarakat terus mendorong pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengungkap pelaku teror dan melumpuhkan jaringan terorisme di Indonesia sehingga kejadian serupa tak terjadi di masa-masa yang akan datang.(OL-5)
Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (10/3), dan MUI diwakili oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, K.H. Marsudi Syuhud.
LPEU MUI meluncurkan Program Perumahan Merah Putih, sebuah skema hunian berbasis syariah yang ditujukan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
MUI menilai perbedaan awal Ramadan 1447 H wajar secara teologis. Negara berwenang menetapkan melalui Sidang Isbat agar umat Islam seragam.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Ketika masyarakat diberdayakan dengan pengetahuan, teknologi, dan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama transformasi lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved