Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
BATIK Air, member of Lion Air Group, memberikan keterangan soal kronologi meninggalnya penumpang saat perjalanan terbang dari Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Papua Barat (TIM), tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK), pada Kamis (18/3).
Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Jumat (19/3), kira-kira 120 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, ada salah satu tamu laki-laki berinisial MN, 21, yang duduk di nomor kursi 15D mengaku sesak di bagian dada. Hal ini, katanya, disampaikan oleh tamu yang duduk di 15F yang meminta bantuan kepada awak kabin.
Dia menceritakan, pimpinan awak kabin bernama Syarifah Sari Dewi bersama kru kabin lain menghampiri langsung guna mengetahui kondisi penumpang. Lalu, kondisi penumpang itu dibantu oleh penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter.
Dalam situasi seperti itu, lanjut Danang, akhirnya pilot Made Betha Yoga Pradnyana memutuskan untuk pengalihan pendaratan (divert) ke bandar udara terdekat, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG), guna penanganan kesehatan lebih lanjut terhadap MN.
Pesawat mendarat pada 15.37 Wita, kemarin. Tim medis bersama petugas Batik Air kemudian melakukan penanganan dan penjemputan dari pintu pesawat bagian belakang. MN dibawa ke rumah sakit. Namun, kata Danang, nyawa MN tersebut tak dapat tertolong.
"Batik Air mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit. Penumpang MN meninggal dunia yang menyatakan adalah tim medis rumah sakit," kata Danang melalui keterangannya, Jumat (19/3). "Atas nama manajemen dan seluruh karyawan Batik Air mengucapkan dukacita mendalam atas meninggalnya MN di rumah sakit," tambahnya.
Danang menjelaskan, petugas Batik Air di Makassar bersama pendamping membantu proses pengurusan jenazah dan administrasi. Batik Air penerbangan ID-6187, ungkapnya, akhirnya, mengudara kembali, Kamis (18/3), dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin pukul 16.44 Wita dan sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 17.44 WIB. (OL-14)
Alvin Lie menilai keberhasilan Pelita Air mempertahankan OTP bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan sistem manajemen operasional yang solid.
Pelita Air akan membuka rute internasional perdananya menuju Singapura pada 18 Agustus 2025 mendatang.
Dibandingkan penggabungan, pendekatan berbasis aliansi akan jauh lebih strategis. Ia mencontohkan model aliansi global seperti OneWorld, SkyTeam, dan Star Alliance.
Aliansi memungkinkan maskapai tetap mandiri namun bekerja sama dalam memperluas jaringan, efisiensi operasional, hingga program loyalitas.
Menurut Kemenhub, Pelita Air dinobatkan sebagai maskapai paling tepat waktu di Indonesia pada 2024 dengan tingkat ketepatan jadwal 94,3%.
Di saat banyak maskapai lain berjuang keras mempertahankan performa on-time, maskapai justru mampu konsisten berada di posisi teratas.
Pendapatan terbesar didominasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup mengatakan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang melakukan pelanggaran berat lingkungan.
Kekerasan Terhadap 8 Jurnalis di Serang, Alarm Bahaya bagi Keselamatan Jurnalis di Indonesia
ROMBONGAN wartawan dan humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dikeroyok sekelompok orang saat akan melakukan sidak ke sebuah pabrik di Serang, Banten.
Provinsi Banten resmi menjadi Destinasi Wisata Ramah Muslim Indonesia 2025. Tim Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) menilai kesiapan Banten melalui site visit ke berbagai lokasi
Dana yang sudah disetor dalam Tabungan Pajak tidak bisa ditarik kembali karena sistem menahannya sebagai komitmen membayar pajak
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved