Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih familiar dengan dunia digital. Namun, hal itu tidak serta-merta mudah dilakukan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Melihat peluang pengembangan usaha melalui teknologi, program Kuliah-Kerja-Nyata (KKN) yang dinisiasi Universitas Prasetiya Mulya bernama Community Development, berupaya membanu UMKM mengadopsi teknologi agar usaha yang dilakoninya bisa berkembang.
Comdev yang telah berlangsung sejak 2008 itu, kali ini membantu sejumlah UMKM memanfaatkan teknologi. Beberapa sasarannya ialah pelaku UMKM di Kuningan dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam program pendampingan itu, Prasetiya Mulya menempatkan satu kelompok mahasiswa untuk membantu satu usaha UMKM.
Manajer Pusat Pengembangan Usaha Kecil (PPUK) Universitas Prasetiya Mulya, Danang mengatakan, Comdev tahun ini melibatkan 158 peserta yang melakukan pendampingan secara daring untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.
"Kami berharap pandemi ini cepat selesai, namun ternyata (gaya) bisnis sudah banyak berubah dan bergeser ke online. Melalui program tersebut, kita ingin mereka (pengusaha UMKM) bisa meng-capture knowledge baru itu," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Baca juga : Perkuat Program Sertifikasi, Kalbis Institute Gandeng EC-Council
Selain bisa membantu UMKM, mahasiswa pun bisa belajar pola bisnis secara langsung dari pelaku usaha. Miranda, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya mengaku senang dapat tetap berbagi ilmu kewirausahaan meski di tengah suasana pandemi.
"Saat kami membantu usaha bu Titi, rasanya seperti usaha ini milik kami sendiri, sehingga kami senang mencoba banyak hal. Bahkan kami mencoba untuk membuat katalog karakteristik kopi agar usaha kopi Sekarwangi ini tampil berbeda dari brand kopi yang sudah banyak sekali di pasaran," ujarnya.
Titi yang merupakan pelaku UMKM di bidang kopi di Kuningan, Jawa Barat mengaku mendapatkan ilmu baru terkait metode branding dan pemanfaatan teknologi yang benar.
"Selama pendampingan, saya minta lebih dibantu dalam ilmu digital marketing. Di situ saya diajarkan strategi memasarkan di e-commerce dan media sosial yang dulu bagi saya kurang tepat untuk usaha kopi saya,. Ternyata pengaruhnya sangat signifikan," ujar Titi, pebisnis yang telah bekerjasama dengan 30 petani lokal di daerahnya. (RO/OL-7)
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Berdasarkan rilis resmi THE WUR 2026, UNJ menempati peringkat dunia 1501+ dengan skor keseluruhan 10,3–27,2
Edufair hadir sebagai wadah silaturahim dengan alumni SMA Muhammadiyah 25 baik yang masih kuliah maupun yang sudah berkarier.
Dosen juga harus mampu merencanakan studi lanjut, termasuk persiapan studi doktoral melalui skema beasiswa BPI dan PDDI.
Selain perpustakaan, UBM menghadirkan The UBM Immersive Design Lab sebagai ruang eksplorasi berbasis teknologi bagi mahasiswa Program Studi Desain Interaktif.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai budaya kerja profesional dan pentingnya integrasi tim legal dalam kesuksesan berbagai sektor bisnis.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Selain memberikan bantuan secara finansial, Daesang juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dunia professional.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved