Rabu 03 Maret 2021, 23:41 WIB

Mahasiswa Dituntut Miliki Kemampuan Hadapi Persaingan Global

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Mahasiswa Dituntut Miliki Kemampuan Hadapi Persaingan Global

Medcom
Ilustrasi

 

MAHASISWA dituntut tidak hanya memiliki ilmu yang didapat di bangku kuliah. Pengetahuan yang didapat di kampus ditambah dari sumber lain, akan membuat mahasiswa siap menghadapi persaingan global.

Untuk manambah pengetahuan, mahasiswa bisa mendapatkannya dengan mengikuti kegiatan X-Culture. Kegiatan ini adalah proyek yang dirancang untuk menawarkan siswa kesempatan untuk bekerja dalam global virtual team (GVT) dan menyelesaikan proyek untuk klien bisnis nyata. Dalam prosesnya, siswa mengalami tantangan dan mempelajari praktik terbaik dari kolaborasi virtual global dan konsultasi bisnis.

Lydia Karnadi, pengajar i3L School of Business (iSB) menjelaskan dengan mengikuti X-Culture mahasiswa dapat beragam manfaat. Diantaranya mendapatkan pengalaman bekerja dengan perusahaan internasional sekaligus membangun koneksi dengan internasional.

"Mahasiswa tak perlu keluar negeri untuk mendapatkan pengalaman dan ilmu dari negara lain. Lewat acara X-Culture mereka dapat berkolaborasi dengan mahasiswa asing sekaligus mendapat kan pekerjaan langsung dari perusahaan internasional," kata Lydia, dalam keterangan yang diterima, Rabu (3/3).

Ia menambahkan, dalam prosesnya X-Culture memberikan penyuluhan terlebih dahulu mengenai bagaimana bekerja sama di global virtual team. Sehingga ada tes kesiapan dari tiap siswa yang turut serta dalam program ini. Selain itu sebelum memulai mengerjakan studi kasus, para peserta sudah mengetahui teori landasan dalam pengerjaannya.

"Panitia X-Culture memutuskan tujuh mahasiswa dari iSB yang ikut dalam ajang ini memiliki kompetensi yang matang dalam dunia bisnis serta mereka berkolaborasi dengan baik selama acara," jelas Lydia yang juga memenangkan 'Best Lecture' pada acara yang sama.
]
Benyamin Kristian Worabay, mahasiswa iSB yang menyabet penghargaan 'Best Teams' bersama timnya yang beranggotan mahasiswa dari Botswana, Italia, Kanada, dan Amerika Serikat, mengatakan keikutsertaan dan penghargaan yang didapat di X-Culture sangat berarti bagi kariernya kelak.

"Saya mendapatkan sertifikat internasional dan recommendation letter yang nantinya juga berguna di masa depan. Selain itus aya dapatkan teman baru dari lingkup internasional," kata Ben. (RO/OL-15)

Baca Juga

Instagram @jokowi

Presiden: Penanganan Kesehatan & Pemulihan Ekonomi Harus Seimbang

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 15 April 2021, 05:29 WIB
Dua hal tersebut harus berjalan secara beriringan dan seimbang agar krisis akibat pandemi betul-betul bisa...
MI/Seno

Tolak Bala Kalangan Wali

👤Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 🕔Kamis 15 April 2021, 03:00 WIB
SUATU ketika Rabi’ah al-Adawiyah, seorang sufi perempuan terkenal, mengembara demi mencari tempat yang lebih tenang dan khusyuk untuk...
DOK/Kalbis Institute

Mahasiswa Kalbis Institute Borong Hibah Kompetisi Kewirausahaan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 15 April 2021, 00:33 WIB
Tiga tim dari Kalbis Institute mampu menduduki posisi enam besar dan memenangkan hadiah sebesar Rp25 juta serta berhak mendapatkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya