Senin 01 Maret 2021, 17:19 WIB

PBNU Tegaskan Tolak Perpres Investasi Miras

Akhmad Mustain | Humaniora
PBNU Tegaskan Tolak Perpres Investasi Miras

MI/Tosiani
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj

 

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj secara tegas menolak rencana pemerintah yang menjadikan industri minuman keras keluar dari daftar negatif investasi. Menurut Said, kitab umat islam Al-Qur’an telah jelas mengharamkan miras karena menimbulkan banyak mudharat.

“Kita sangat tidak setuju dengan Perpres terkait investasi miras.  Dalam Al-Qur'an dinyatakan, Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan),” kata Kiai Said di Jakarta, hari ini.

Said mengatakan, seharusnya kebijakan pemerintah mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat sebagaimana kaidah fiqih Tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah yang dimaknai bahwa kebijakan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan rakyat.

Baca juga: BPS : Potensi Produksi Padi Naik Tajam Tahun ini

“Karena agama telah tegas melarang, maka harusnya kebijakan pemerintah itu menekan konsumsi minuman beralkohol, bukan malah didorong untuk naik,” tandasnya.

Oleh karena itu, sambungnya, melihat bahaya sebagai dampak negatif yang jelas dari miras ini sudah seharusnya dicegah dan tidak boleh ditoleransi. Kaidah fiqih menyatakan, Rela terhadap sesuatu artinya rela terhadap hal-hal yang keluar dari sesuatu tersebut.

"Kalau kita rela terhadap rencana investasi miras ini, maka jangan salahkan kalau nanti bangsa kita rusak," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Perpres tersebut merupakan turunan UU Cipta Kerja.

Salah satu hal yang jadi sorotan dalam Perpres itu adalah pembukaan keran investasi miras. Dalam aturan itu, investasi miras boleh dilakukan di Papua, NTT, Bali, dan Sulut. Perpres itu juga membuka peluang investasi serupa di daerah lain.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Lapan : Jawa dan Sulawesi Berisiko Banjir dan Tanah Longsor

👤Zubaedah Hanum 🕔Selasa 13 April 2021, 14:50 WIB
Musim hujan di wilayah Indonesia berpeluang terjadi hingga Mei 2021 mendatang. Sejumlah daerah berisiko mengalami banjir dan tanah longsor...
DOK Pribadi.

Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Al-Qur'an untuk Pulau Terluar

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 14:25 WIB
Prof Marsetio menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Muslim Sinar...
AFP/Matthew Hatcher.

Mengenal Ragam Teknologi Pembuatan Vaksin Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 13 April 2021, 14:08 WIB
Platform klasik yang banyak digunakan antara lain vaksin dari virus utuh yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya