Sabtu 20 Februari 2021, 23:55 WIB

Tidur Cukup Memiliki Manfaat Baik untuk Kulit

Mediaindonesia.com | Humaniora
Tidur Cukup Memiliki Manfaat Baik untuk Kulit

sleepreports.com
Ilustrasi: bangun tidur.

 

Tidur yang cukup memiliki banyak manfaat baik, salah satunya bisa membuat kulit lebih sehat dan tampak bercahaya alias glowing.

Nyatanya, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Charm, 9 dari 10 wanita Indonesia mengakui bahwa kualitas tidur yang baik adalah penting akan tetapi 6 dari 10 perempuan Indonesia terbiasa untuk bangun tengah malam untuk mengganti pembalut karena khawatir bocor di malam hari.

Survei juga mengungkap 30 persen wanita Indonesia menyadari bahwa kualitas tidur di saat menstruasi lebih rendah dibandingkan hari – hari biasa.

Dermatologist dr Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV dalam kegiatan talkshow virtual yang bertajuk "Gak Takut Bocor, Tidur Lelap Untuk Kulit Wajah Cerah" menyebutkan bahwa kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit.

"Tanda penuaan pada kulit mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan. Maka, penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stress, dan berbagai penyebab lainnya," kata dr Nessya dalam siaran pers pada Sabtu (20/2).

Faktor-faktor tersebut dapat menjadi sangat berpengaruh ketika pada masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur.

Tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang dan hal ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi.

"Saat kita tidak mendapat tidur yang cukup dan berkualitas, jam biologis tersebut akan terganggu dan berpotensi menghambat regenerasi kulit di malam hari. Penelitian pun mengungkapkan bahwa tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah," kata dr Nessya.

Kulit wajah yang sehat dan cerah sangat bergantung pada gaya hidup sehat, seperti dengan menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7 - 9 jam.

Saat tidak cukup tidur, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon stres seperti kortisol. Hormon-hormon tersebut kemudian dapat meningkatkan peradangan pada kulit; ini bisa terlihat seperti kemerahan, iritasi, dan jerawat.

Sejalan dengan hal tersebut, Titan Tyra sebagai Beauty Influencer turut menceritakan rutinitasnya dalam merawat kulit wajahnya terutama ketika masa menstruasi.

"Aku yakin pasti banyak perempuan yang mengalami hal yang serupa, susah tidur ketika masa menstruasi karena takut bocor. Tapi bukan berarti tidak ada solusinya. Selain menerapkan waktu tidur yang sesuai, untuk menghindari gangguan saat tidur ketika menstruasi," kata Titan yang mengaku menggunakan produk pembalut malam Charm Safe Night untuk menghindari khawatir di malam hari saat menstruasi. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara

Siang Tadi, 10 Juta Dosis Vaksin Tahap 5 Tiba di Indonesia

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 02 Maret 2021, 13:50 WIB
Kedatangan vaksin tahap ke-5 itu diangkut menggunakan pesawat Garuda GA 891 dalam 6 evirotainer dan akan dibawa ke PT Biofarma di Bandung...
ANTARA FOTO/BPMI Setpres/Muchlis Jr

Covid-19 Varian Baru Asal Inggris Ditemukan di Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 02 Maret 2021, 13:45 WIB
Dante menyebutkan dalam satu tahun perjalanan melawan pandemi. Namun, perjuangan itu masih terus berlanjut dengan adanya kasus mutasi...
Antara

Kemenristek Gencar Kurangi Impor Alat Kesehatan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 02 Maret 2021, 13:43 WIB
Memperingati setahun pandemi covid-19, menjadi momentum Indonesia tampil dengan kepercayaan diri dengan kemandirian alat kesehatan produksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya