Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN Nusantara yang diklaim mampu menciptakan kekebalan atau daya tahan tubuh seumur hidup tengah ramai dibicarakan. Pasalnya, vaksin yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tersebut merupakan vaksin buatan putra bangsa yang maju dibandingkan vaksin lain seperti Merah-Putih.
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengakui, Vaksin Nusantara memang dikembangkan di luar konsorsium. Namun, hal itu bukan berarti tidak didukung pemerintah. Justru Kemenristek meminta pengembang Vaksin Nusantara bergabung dengan konsorsium.
"Betul, sementara masih diluar (konsorsium). Sedang kita minta masuk konsorsium," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (18/2).
Baca juga : PPKM Hingga Vaksinasi, Upaya Pemerintah Kendalikan Covid-19
Dijelaskannya, bergabung dengan konsorsium akan sangat membantu dan mempercepat hilirisasi riset. Mengingat yang tergabung dalam konsorsium merupakan 3 kelompok penting yakni pemerintah selaku pembuat regulasi dan anggaran, peneliti dan industri atau dunia usaha.
Dengan bergabungnya Vaksin Nusantara ke dalam konsorsium juga melengkapi alternatif vaksin yang tengah dikembangkan Indonesia. Sehingga, bisa mempercepat terwujudnya herd immunity.
"Ini akan menambah alternative pengembangan vaksin covid sejauh sesuai dengan standar dan regulasi serta membantu pencapaian herd immunity," tandasnya.(OL-7)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved