Senin 25 Januari 2021, 10:04 WIB

DPR Usulkan Insentif Bagi Perusahaan Penyedia Vaksin Mandiri

Fachri Audhia Hafiez | Humaniora
DPR Usulkan Insentif Bagi Perusahaan Penyedia Vaksin Mandiri

ANTARA/Maulana Surya
Petugas menyuntikkan vaksin covid-19 kepada penerima vaksin berkostum wayang Partika Subayo Lelono (kiri) di RSUD Bung Karno, Solo, Jateng.

 

ANGGOTA Komisi I DPR Muhammad Farhan menilai pemerintah perlu memberikan insentif bagi perusahaan yang mampu menyediakan vaksinasi covid-19 untuk karyawannya. Insentif itu merupakan apresiasi kepada perusahaan yang mendukung vaksinasi covid-19 mandiri.

"Sebaiknya ada insentif jika ada perusahaan yang menerapkan vaksinasi mandiri," kata Farhan dalam keterangan tertulis, Senin (25/1).

Tetapi, kata Farhan, skema program vaksinasi mandiri itu mesti selaras dengan kebijakan pemerintah. Dia juga meminta perusahaan tidak menyalahgunakan vaksin kepada karyawan serta pegawai.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Gunakan Genose C19 di Terminal dan Stasiun

"Pemerintah dan DPR RI sudah sepakat dan bersatu tekad memastikan vaksin diberikan secara cuma-cuma kepada semua WNI. Ini adalah wujud kehadiran negara bagi warganya," ujar dia.

Politikus Partai NasDem itu menilai percepatan penanganan pandemi covid-19 dengan vaksinasi tidak sepenuhnya bisa dilakukan pemerintah. Kerja sama dengan para pengusaha untuk memberikan vaksin sebagai salah satu pilihan.

Farhan menuturkan vaksinasi mandiri membantu percepatan vaksinasi nasional mencapai 70% populasi. Beban keuangan negara juga bisa ditekan.

"Bagi WNI yang mampu secara ekonomi dan masuk ke dalam kelompok yang divaksinasi dapat melaksanakan vaksinasi tanpa menunggu giliran," ucap Farhan. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Jason Redmond

Butuh Peran Generasi Muda Atasi Tantangan Perubahan Iklim

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 25 Februari 2021, 23:46 WIB
Suhu global pada 2020 menempati peringkat kedua teratas sebagai tahun terpanas sejak zaman pra...
Thinkstock

2020, Kematian Akibat Kanker Paru Meningkat 18 Persen

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 23:10 WIB
Data dari Global cancer statistics (Globocan) 2020 mencatat bahwa kematian karena kanker paru di Indonesia meningkat menjadi 30.843 orang...
Antara /Aloysius Jarot Nugroho

Inilah Kota yang Dinobatkan Paling Toleran se-Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:35 WIB
Kota Salatiga berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia pada tahun 2020 dengan skor 6,717 versi Setara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya