Minggu 24 Januari 2021, 09:55 WIB

Lelah setelah Divaksin Covid-19? Ini Cara Mengatasinya

Zubaedah Hanum | Humaniora
 Lelah setelah Divaksin Covid-19? Ini Cara Mengatasinya

AFP
Ilustrasi

 

SEBAGIAN besar dari mereka yang sudah menerima vaksin covid-19, mengaku merasakan lelah setelah menerimanya. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menjelaskan bahwa, beberapa efek samping setelah divaksin merupakan hal yang normal, sebab tubuh sedang membangun perlindungan. Kendati demikian, efek samping ini dapat memengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi akan hilang dalam beberapa hari.

Efek samping di lengan tempat divaksin, yaitu berupa rasa nyeri dan pembengkakan. Sementara efek samping di seluruh tubuh, akan merasakan demam, panas dingin, kelelahan, dan sakit kepala.

Salah satu cara mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan usai mendapatkan suntikan vaksin adalah dengan mengoleskan waslap bersih, dingin, dan basah ke area tersebut. Lalu gunakan atau latih lengan untuk tetap bergerak.

Sedangkan untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat demam, minumlah banyak cairan dan berpakaianlah dengan nyaman.
 
Rasa lelah usai divaksin

Dikutip dari Express, beberapa orang mungkin mengalami kelelahan setelah mendapat suntikan covid-19. Sementara menurut National Health Service (NHS), selain lelah, mereka juga akan mengalami pegal. Tapi hanya berlangsung selama beberapa hari.

Efek samping lain yang akan dirasakan yaitu mual, sakit kepala, dan bahkan mungkin muntah.

“Sebagian besar efek samping vaksin covid-19 ringan dan seharusnya tidak bertahan lebih dari seminggu. Kamu bisa minum obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol, jika perlu,’’kata NHS.

Mengembangkan beberapa efek samping akibat vaksin covid-19, termasuk kelelahan adalah hal yang normal. Tetapi jika gejalanya semakin parah, atau khawatir tentang efek sampingnya, pertimbangkanlah untuk pergi ke dokter.

Tentu saja, kelelahan itu mungkin juga bisa disebabkan oleh hal lain, dan tidak selalu terkait dengan vaksin covid-19. Kelelahan bisa disebabkan oleh obesitas, kekurangan berat badan, kehamilan, sleep apnea, anemia, dan bahkan masalah tiroid. (Medcom.id/H-2)

Baca Juga

ANTARA

Sebanyak 60 Rumah Rusak Ringan Pascagempabumi M 5,2 Halmahera

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 09:30 WIB
Gempabumi yang berpusat pada Lintang 0.54 LS dan Bujur 127.51 BT serta kedalaman 10 kilometer tersebut juga merusak beberapa bagian gedung...
Ist

Indonesian Dangdut Coffee House Diresmikan di New York

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 09:00 WIB
Konjen Arifi optimistis dangdut akan berhasil mendapatkan pengakuan resmi dari badan PBB UNESCO sebagai salah satu warisan budaya...
Dok. Ciputra Artpreneur

Ciputra Artpreneur Gelar Pameran Hidup Berdampingan dengan Musuh

👤Humaniora 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 09:00 WIB
Ciputra Artpreneur menggelar pameran virtual karya 100 seniman bertema Hidup Berdampingan dengan Musuh pada 25 Februari-1 Juni...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya