Sabtu 23 Januari 2021, 13:32 WIB

Pfizer Siapkan 40 Juta Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

Nur Aivanni | Humaniora
Pfizer Siapkan 40 Juta Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

Ina FASSBENDER / AFP
Sebanyak 40 juta vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech disiapkan untuk negara-negara miskin.

 

PERUSAHAAN farmasi Pfizer, Jumat (22/1), mengumumkan bahwa mereka akan memberikan hingga 40 juta dosis vaksin covid-19 untuk negara-negara miskin tanpa mendapatkan keuntungan, melalui fasilitas Covax.

Covax - pengadaan vaksin virus korona yang dikumpulkan secara global dan upaya distribusi yang adil serta bertujuan untuk memastikan bahwa negara-negara berpenghasilan rendah mendapatkan dosis juga - berharap untuk mengirimkan pengiriman pertamanya pada Februari.

Covax dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Gavi, Aliansi Vaksin. Vaksin Pfizer-BioNTech adalah satu-satunya sejauh ini yang menerima persetujuan penggunaan darurat dari WHO.

Dalam konferensi pers virtual, CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan bahwa negara-negara berkembang harus memiliki akses yang sama ke vaksin seperti negara-negara lain di dunia. "Kami akan memberikan vaksin kepada Covax untuk negara-negara ini dengan basis nirlaba," katanya.

"Kami bangga memiliki kesempatan ini untuk memberikan dosis yang akan mendukung upaya Covax untuk memvaksinasi petugas kesehatan yang berisiko tinggi terpapar di negara berkembang, dan populasi rentan lainnya," jelasnya.

Doctors Without Borders mengatakan 40 juta dosis yang ditawarkan untuk Covax oleh Pfizer adalah jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan kesepakatan langsung yang dilakukan dengan negara-negara berpenghasilan tinggi.

"Kami meminta perusahaan farmasi seperti Pfizer dan rekan-rekannya untuk memasok fasilitas Covax dengan volume yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau," kata Dana Gill dari badan amal medis dalam sebuah pernyataan.

"Jika dunia akan keluar dari pandemi ini, kita mutlak harus mendistribusikan vaksin ini secara adil, bukan berdasarkan siapa yang dapat membayar paling tinggi," ujarnya. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

Dok Media Indonesia

Stunting di Morowali Utara Masih Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Mei 2021, 00:03 WIB
Pada 2021 selama kurun waktu dua bulan awal mencapai 15,6...
Ist

Menag: Toleransi Jangan Terbatas pada Simbolik Perayaan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:15 WIB
Menag menyampaikan, sikap moderat dalam beragama atau moderasi beragama diyakini dapat memupuk sikap toleransi dan kerukunan umat...
Instagram.com/attahalilintar/

Atta Halilintar Berduka, Aurel Hermansyah Keguguran

👤Henry Hokianto 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:00 WIB
PASANGAN YouTuber Atta Halilintar dan aktris Aurel Hermansyah tengah bersedih karena Aurel mengalami keguguran. Kandungan tersebut...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya