Kamis 14 Januari 2021, 18:10 WIB

Polisi Sita 184 Burung yang Dilindungi di Sukabumi

Rahmatul Fajri | Humaniora
Polisi Sita 184 Burung yang Dilindungi di Sukabumi

Antara
Ilustrasi burung yang dilindungi yang berhasil diselamatkan.

 

BARESKRIM Polri menyita ratusan burung yang dilindungi dan tidak memiliki surat izin di Kampung Tenjolaya, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

Kasubdit 1 Tindak Pidana Tertentu Kombes M Zulkarnaen mengatakan pihaknya menyita jenis satwa burung yang disita dengan total 184 ekor burung dari tangan pelaku berinisial FJ. Zulkarnaen mengatakan penangkaran burung tersebut sudah berjalan dua tahun.

"FJ selaku penangkar kedapatan memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut satwa liar yang dilindungi tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Selanjutnya oleh FJ satwa tersebut dikembangbiakkan dan diduga diperniagakan," kata Zulkarnaen, melalui keterangannya, Kamis (14/1).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu, Kepala Balai Besar BKSDA Jawa Barat Rifki M Sirodjan mengatakan barang bukti yang disita, yakni 53 ekor Kakatua Maluku/Merah (Cacatua Moluccensis), 22 ekor Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Sulphurea), 12 ekor Kakatua Putih, 4 ekor Kakatua Tanimbar, 38 ekor Kakatua Koki, 47 ekor Nuri Bayan, 5 ekor Kasturi Kepala Hitam, dan 3 ekor Gelatik Jawa.

"Selanjutnya dilakukan identifikasi satwa, evakuasi dan penitipan barang bukti ke Lembaga Konservasi, pemeriksaan ahli dari Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat, pemeriksaan ahli dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan RI, koordinasi dengan jaksa penuntut umum Kejagung RI," katanya. (OL-13)

Baca Juga: Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Nova

Guru Besar IPB: Bencana Alam Bisa Dicegah

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 22 Januari 2021, 13:00 WIB
Mitigasi bencana dimulai dari pengadaan infrastruktur yang tahan bencana, jalur evakuasi yang efektif serta lokasi pengungsian yang...
Dok: BNPB

Dua Kecamatan Laporkan Kerusakan Pascagempa Sulawesi Utara

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 22 Januari 2021, 12:28 WIB
Kerusakan teridentifikasi di Desa Bantik, Kecamatan Beo, berupa dinding belakang rumah roboh. Lalu di Desa Rae dengan kategori rusak...
ANTARA FOTO/AKbar Nugroho Gumay

PUPR Bangun Tiga RS Rujukan Covid-19 dalam Waktu 45 Hari

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 12:23 WIB
Pengoperasian RS rujukan covid akan diserahkan kepada masing-masing rumah sakit atau Dinkes...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya