Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga pukul 09.00 WIB Senin (11/1), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya tiga gempa besar yang guncangannya dirasakan masyarakat. Kepalal Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Daryono merinci, gempa tersebut dirasakan di Lombok dengan kekuatan 4,9 magnitudo pada pukul 05.40.15 WIB, di Laut Flores dengan kekuatan 5,5 magnitudo pada pukul 08.57.30 WIB, dan di laut Sulawesi dengan kekuatan 5,0 magnitudo pada pukul 08.57.30 WIB.
"Semoga hanya rilis energi kecil-kecilan saja dan tetap aman," kata Daryono kepada Media Indonesia, Senin (11/1).
Baca juga: Gempa Laut Sulawesi Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
Daryono menjabarkan, episenter gempa Lombok terletak pada koordinat 8,30 LS dan 116,23 BT tepatnya di darat pada jarak 10 km arah Timur Laut Lombok Utara-NTB, pada kedalaman 11 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa Lombok Utara ini merupakan jenis gempa kerak dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif," kata Daryono.
Daryono menyatakan, diduga pembangkit gempa ini adalah Sesar Naik Flores (Flores Thrust) yang juga pembangkit rangkaian gempa kuat dan meruak di Lombok tahun 2018.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat dan peta tingkat guncangan (shake map) menunjukkan bahwa guncangan gempa dirasakan di Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Mataram dalam skala intensitas III MMI dimana getaran dirasakan nyata seakan-akan ada truk yang sedang berlalu).
Sementara itu, episenter gempa Sulawesi terletak pada koordinat 1,14 LU dan 120,05 BT tepatnya di laut pada jarak 86 km arah Barat Kota Toli- Toli, Sulawesi Tengah pada kedalaman 47 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa Laut Sulawesi ini merupakan jenis gempa dangkal (shallow earthquake) yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi ke bawah lengan utara Pulau Sulawesi," kata Daryono.
Darnono melanjutkan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya. (H-3)
WARGA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan ini merasakan beberapa kali gempa bumi dengan kekuatan di atas 4 magnitudo.
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved