Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, menyerahkan seekor burung kuau raja atau argusianus argus berkelamin jantan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.
Kepala Resort BKSDA Kabupaten Kaur, HM Simanjuntak di Bengkulu, mengatakan, BKSDA telah menerima seekor burung kuau raja berjenis kelamin jantan yang diserahkan dari warga Kabupaten Kaur.
"Seekor burung kuau raja langsung diterima warga dan untuk selanjutnya dikarantina dan diperiksa kesehatannya," katanya, Selasa (15/12)
Dalam beberapa bulan kedepan, lanjut dia, burung tersebut akan menjalani perawatan sebelum dilepas liarkan kehabitatnya jika kondisi burung tersebut sudah pulih.
BKSDA juga mengimbau kepada warga untuk tidak lagi menangkap dan memelihara hewan yang dilindungi tanpa mengantongi izin dari BKSDA dapat diproses hukum.
Sebelumnya, burung tersebut yang ditemukan oleh warga di pinggir jalan setelah terkena jerat di Kecamatan Padang Guci Hilir, pada Kamis (10/12) lalu. Burung yang juga dikenal dengan nama Cendrawasih Sumatera ini merupakan burung langka yang hidup di hutan lebat. (OL-13)
Baca Juga: Polda Metro tidak Berikan Izin Keramaian Perayaan Tahun Baru
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved