Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meluncurkan BNPT TV Channel guna melengkapi berbagai upaya BNPT dalam melawan propaganda radikalisme intoleran dan terorisme, baik melalui media elektronik maupun media sosial.
"BNPT TV Channel adalah televisi digital yang nanti akan fokus pada diseminasi konten atau narasi untuk mewujudkan suasana damai di tengah masyarakat yang berlandaskan pada nilai kebangsaan dan jati diri bangsa kita, serta semangat yang terpatri dalam ideologi negara, yaitu Pancasila," kata Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar dalam keterangan tertulis, Ahad.
BNPT TV Chanel secara resmi diluncurkan di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Sabtu (12/12).
Boy Rafli menambahkan bahwa saluran komunikasi publik BNPT TV Channel merupakan upaya memperbanyak upaya melawan propaganda radikalisme intoleran dan terorisme yang berkaitan dengan tugas-tugas BNPT dalam melakukan kontra radikalisasi.
Menurut dia, untuk melakukan kontra radikalisasi ini BNPT tidak bisa sendiri, tetapi harus bekerja sama dengan seluruh unsur, seperti media massa dan pengguna media sosial.
Konten BNPT TV Channel ini, kata dia, akan terdiseminasi dalam akun-akun media sosial secara resmi. Hal itu merupakan hasil kreasi anak-anak bangsa yang cinta pada negara Indonesia, cinta perdamaian, cinta hidup harmoni di NKRI, dan yang cinta tumbuh berkembangnya semangat hidup bertoleransi.
"Saluran komunikksi publik BNPT TV Channel diharapkan dapat menjadi salah satu saluran komunikasi untuk mengimbangi berbagai informasi yang disebarluaskan oleh pengusung ideologi terorisme," tutur mantan Kapolda Papua ini.
Untuk memproduksi konten-konten itu, lanjut Boy Rafli, pihaknya menggandeng kaum milenial. Ini penting karena generasi muda seperti diketahui bersama adalah sasaran utama propaganda radikalisme intoleran dan terorisme.
Selain launching BNPT TV Channel, di tempat yang sama BNPT juga menggelar Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional. Deklarasi itu diwakili empat elemen masyarakat yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan, dan seniman. Ini juga menjadi strategi BNPT dalam membangun imunitas masyarakat dari ‘serangan’ virus radikalisme intoleran dan terorisme.
"Setiap kegiatan di daerah, umumnya kami selalu mengajak seluruh elemen masyarkat lintas profesi, lintas agama, lintas usia, untuk menjadi bagian dalam rangka mewujudkan kesiapsiagaan nasional," tuturnya.
Dengan terwujudkan kesiapsiagaan nasional, dia berharap potensi ancaman terorisme bisa teratasi bersama dengan kepedulian dan kepekaan dari masyarakat.
Menurut dia, bila kepedulian dan kepekaan tersebar luas di seluruh lapisan masyarakat, akan bisa mempersempit penyebarluasan radikalisme intoleran dan tentunya kejahatan terorisme sendiri. Apalagi, dalam pelaksanaannya kejahatan ini bisa menjadikan masyarakat menjadi bagian yang direkrut untuk melakukan aksi kejahatan terorisme atau masyarakat menjadi korban kejahatan terorisme itu sendiri.
Mantan Waka Lemdiklat Polri ini menyebutkan ada empat konsensus nasional yang harus menjadi fondasi bersama dari generasi ke generasi, yaitu landasan konstitusi UUD 1945, ideologi negara Pancasila, semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, dan keempat NKRI.
Fondasi itu telah lama ditanamkan leluhur bangsa ketika awal bangsa Indonesia bernegara. Semangat empat konsensus itulah yang harus terus dijadikan modal bagi bangsa Indonesia untuk menolak secara tegas kejahatan yang berawal dari radikal intoleran, kemudian berujung pada aksi terorisme.
Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional di Bali merupakan kali ketiga setelah di Malang, Jawa Timur, dan Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Ant/OL-09)
Sony Group Corp. resmi melepas kendali mayoritas bisnis televisinya kepada TCL Electronics, perusahaan asal China yang selama ini dikenal agresif di pasar TV global.
AKTRIS dan penyanyi Naura Ayu ungkap perpaduan estetika dan teknologi The Frame dan Music Frame yang menarik.
Tayangan televisi edukatif yang sesuai dengan usia anak serta didampingi orangtua dapat memperluas kosakata, menambah pengetahuan, hingga mengenalkan nilai moral serta sosial.
BenQ Indonesia meluncurkan W4100i, proyektor home cinema premium yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman sinema berkualitas tinggi di ruang keluarga.
Pelajari cara screen mirroring HP ke TV dengan dan tanpa kabel. Ikuti langkah mudah untuk menikmati layar besar!
penerapan kebijakan efisiensi dari pemerintah dinilai semakin memperberat kondisi industri pertelevisian dalam negeri seiring turunnya belanja iklan.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved