Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali mendistribusikan bantuan subsidi upah (BSU) termin kedua bagi para pekerja/buruh yang masuk dalam tahap (batch) V. Total 5,92 juta orang telah menerima bantuan tersebut dalam termin kali ini.
"Penyaluran BSU ini, setelah diproses Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kepada bank penyalur, selanjutnya di ditransfer ke rekening penerima baik Himbara (Himpunan Bank-Bank milik Negara) maupun non-Himbara," kata Menteri Ketanagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan resmi, Rabu (25/11).
Pada tahap V termin kedua ini, Kemenaker menyalurkan bantuan subsidi upah sebesar Rp1,2 juta untuk periode November-Desember 2020 kepada 567.723 pekerja.
Baca juga: Guru harus Jadi Teladan dan Sosok Inspiratif
Menaker menjelaskan secara rinci data penyaluran BSU sejak tahap I hingga tahap V termin II. Tahap I Kemnaker menyalurkan BSU kepada 2.180.382 pekerja dan tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja.
Untuk tahap III telah disalurkan kepada 3.149.031 pekerja, tahap IV 2.442.289 pekerja, dan tahap V kepada 567.723 juta pekerja.
Ida mengungkapkan subsidi gaji dapat memberikan dampak positif terhadap konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Dalam beberapa kesempatan saya bertemu langsung dengan para penerima BSU. Para penerima BSU tersebut mengaku adanya bantuan itu dapat menolong mempertahankan daya beli dan konsumsi rumah tangga, khususnya pemenuhan kebutuhan sehari-hari," pungkas Ida. (OL-1)
Sejumlah barang bukti diketahui menghilang di rumah dinas eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel.
Asep mengatakan, operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus ini merupakan hasil temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Setyo menyebut meladeni bantahan Noel tidak penting dalam penanganan perkara. Pencarian bukti untuk memastikan kasus pemerasan ini bisa dibawa ke persidangan dinilai lebih penting.
KPK akan melakukan penelusuran aset untuk mencari barang yang diduga berkaitan dengan perkara, dan masih disembunyikan.
Padahal, kata dia, penindakan hukum yang dilakukan KPK penting untuk memperbaiki instansi yang sebelumnya dipimpin Noel.
Desakan ini menyusul pernyataan KPK bahwa praktik pungli telah berlangsung sejak 2019, dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wamenaker Imanuel Ebenezer (Noel).
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved