Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang berlangsung berbulan-bulan membuat sebagian besar masyarakat bekerja ataupun belajar dari rumah secara daring. Kondisi itu membuat orang lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer, laptop, ataupun gawainya.
Di sisi lain, menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan mata cepat lelah, kering, bahkan terasa nyeri..
Dokter spesialis mata rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Tri Winarti mengingatkan masyarakat agar menerapkan metode 20-20-20 agar kesehatan mata tetap bisa terjaga selama bekerja dan belajar secara virtual.
“Jadi, setiap 20 menit melihat layar, pandangan mata dialihkan me-lihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik untuk relaksasi mata. buat reminder seperti catatan yang ditempel di komputer atau alarm agar tidak lupa mengimplementasikannya,” kata Tri dalam pernyataan tertulis belum lama ini.
Cara lain, sambung Tri, ialah dengan mengatur tingkat kecerahan pada layar agar tidak terlalu terang dan terlalu gelap. Atur juga cahaya pada ruangan dan hindari posisi hembusan angin ke arah wajah supaya mata tidak kering. (Aiw/H-2)
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Lingkungan yang mendukung untuk interaksi hangat yang dimaksud ialah saat interaksi berlangsung, orangtua tidak memberikan tekanan bahwa anak harus bercerita tentang kehidupannya.
Jika sebelumnya seorang kreator membutuhkan perangkat kamera profesional, kini seluruh kebutuhan dokumentasi dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Di tahun 2025, kebutuhan pekerja dan pebisnis terhadap teknologi semakin kompleks.
Upgrade gadget impian Anda & penuhi kebutuhan dapur tanpa khawatir. Dapatkan promo spesial HUT BRI di iBox, Erafone, Superindo, dkk!
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Penjualan ponsel, tablet, jam tangan pintar, dan berbagai aksesori elektronik disebut terus meningkat, salah satunya berkat kemudahan pembayaran melalui fitur cicilan atau buy now pay later.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved